Tarif naik, KAI klaim jumlah penumpang tetap

Senin, 01 Oktober 2012 - 14:28 WIB
Tarif naik, KAI klaim...
Tarif naik, KAI klaim jumlah penumpang tetap
A A A
Sindonews.com - Kenaikan tarif Kereta Rel Listrik (KRL) Jabodetabek dikeluhkan para penumpang di stasiun Tangerang. Sejumlah penumpang mengaku sangat keberatan dengan kenaikan tarif yang tidak dibarengi peningkatan pelayanan.

"Itu AC-nya banyak yang mati sehingga pengap dan membuat tak nyaman, selain besarnya kenaikan tarif hampir sama dengan pengeluaran menggunakan sarana lain, padahal saya naik ketera berharap dapat lebih irit," kata Nurhasan, salah seorang pengguna jasa, Senin (1/10/2012).

Nurhasan juga mengatakan bahwa banyaknya stasiun transit juga semakin memperlama waktu tempuh. "Harusnya kalau tarifnya naik, pelayanan juga bagus dong, jangan suka terlamat, jangan terus transit-transit," keluhnya.

Hal senada dikatakan Hilda, kenaikan tarif KA yang mulai diterapkan mulai hari ini dirasa amat memberatkan. "Untuk pegawai yang penghasilannya pas-pasan tarif ini memberatkan," tuturnya.

Sementara itu, Kepala Stasiun Kereta Api Tangerang, Suhada mengatakan, sejak diterapkannya ketentuan tarif baru, tidak ada penurunan jumlah pengguna jasa.

"Adanya kenaikan tidak berpengaruh dengan jumlah penumpang, jumlahnya sama tidak ada penurunan," tegasnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Aturan Baru, Kapasitas...
Aturan Baru, Kapasitas Penumpang KRL Commuter Jabodetabek Kini 80 Persen
Pengguna KRL Selama...
Pengguna KRL Selama Semester I/2022 Mencapai 89,9 Juta Penumpang
Tiket KRL Jabodetabek...
Tiket KRL Jabodetabek Berbasis NIK Mulai Diberlakukan pada 2025
Ada SO-6 di Stasiun...
Ada SO-6 di Stasiun Manggarai, Berikut Penyesuaian Jadwal KRL
Pemerintah Tidak Merekomendasikan...
Pemerintah Tidak Merekomendasikan Impor KRL Bekas dari Jepang
Kisah Jalur KRL Jabodetabek,...
Kisah Jalur KRL Jabodetabek, Diawali Rute Tanjung Priok-Jatinegara Pada 1924
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
8 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
8 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
9 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
9 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
10 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
10 jam yang lalu
Infografis
Sampai Juni 2024, Tarif...
Sampai Juni 2024, Tarif Listrik Non Subsidi Dipastikan Tidak Naik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved