Produk China dominasi pasar tablet
Senin, 01 Oktober 2012 - 14:51 WIB
Produk China dominasi pasar tablet
A
A
A
Sindonews.com - Pertumbuhan gadget dan computer telah bergeser ke pasar web book (tablet), menggantikan computer PC dan notebook. Produk asal China cukup mendominasi pasar dengan raihan 60 persen penjualan. Harga yang murah, menjadi alasan utama konsumen memilik produk ini.
Sekretaris Asosiasi Pengusaha Komputer Indonesia (Apkomindo) DIY, Dicky Purnawibawa mengatakan tablet china telah mengalahkan tablet branded seperti, Apel ataupun Samsung. Setidaknya pangsa pasar yang mereka raih, telah mencapai 60 persen dari penjualan tablet.
“Orang beli karena harganya yang murah,” jelasnya pada pameran Komputer Yogyakomtek 2012, di Jogja Expo Center, Senin (1/10/2012).
Menurutnya, tablet branded biasanya dijual lebih mahal diatas Rp3 juta per unitnya. Harga ini sangatlah mahal bila dibanding dengan produk asal China yang dibanderol mulai Rp500 ribu. Harga ini telah mencuri perhatian masyarakat apalagi prosesor dan memorinya mendekati produk branded.
“Memang untuk mendapatkan kualitas, produk branded adalah jaminan, tetapi harga membuat orang sensitif,” tuturnya.
Wakil Ketua DPP Asosiasi Pengusaha Komputer Indonesia (Apkomindo), Hadi Santono mengatakan pertumbuhan tablet mencapai 528 persen. Ini telah menggeser pasar PC computer dan notebook di pasaran. Meski demikian pasar PC tetap ada dan tidak bisa digantikan. Misalnya untuk kebutuhan server, computer gambar ataupun bagi penggemar gameonline. “Ada beberapa spesifikasi PC yang tidak bisa digantikan tablet,” jelasnya.
Menurutnya orang memilih tablet karena aspek fleksibelitas. Tablet mudah dibawa kemana saja dengan tetap terkoneksi dengan internet. Tablet sendiri menjadi second computer, dalam memenuhi kebutuhan kerja. Biasanya seorang yang memiliki tablet akan memiliki computer ataupun notebook.
Sementara itu, Ketua Panitia Yogyakomtek, Taniman Sutanto mengatakan notebook kini muncul dengan format lebih tipis. Ini menjadikan notebook lama menjadi tertinggal dalam persaingan. “Kalau notebook sekarang banyak didominasi yang tipis,” jelasnya.
Yogyakomtek yang akan berlangsung hingga 3 Oktober ini, akan menjadi barometer dalam penjualan produk IT di tanah air. Hampir setiap gelaran selalu dijubeli pengunjung.
Sekretaris Asosiasi Pengusaha Komputer Indonesia (Apkomindo) DIY, Dicky Purnawibawa mengatakan tablet china telah mengalahkan tablet branded seperti, Apel ataupun Samsung. Setidaknya pangsa pasar yang mereka raih, telah mencapai 60 persen dari penjualan tablet.
“Orang beli karena harganya yang murah,” jelasnya pada pameran Komputer Yogyakomtek 2012, di Jogja Expo Center, Senin (1/10/2012).
Menurutnya, tablet branded biasanya dijual lebih mahal diatas Rp3 juta per unitnya. Harga ini sangatlah mahal bila dibanding dengan produk asal China yang dibanderol mulai Rp500 ribu. Harga ini telah mencuri perhatian masyarakat apalagi prosesor dan memorinya mendekati produk branded.
“Memang untuk mendapatkan kualitas, produk branded adalah jaminan, tetapi harga membuat orang sensitif,” tuturnya.
Wakil Ketua DPP Asosiasi Pengusaha Komputer Indonesia (Apkomindo), Hadi Santono mengatakan pertumbuhan tablet mencapai 528 persen. Ini telah menggeser pasar PC computer dan notebook di pasaran. Meski demikian pasar PC tetap ada dan tidak bisa digantikan. Misalnya untuk kebutuhan server, computer gambar ataupun bagi penggemar gameonline. “Ada beberapa spesifikasi PC yang tidak bisa digantikan tablet,” jelasnya.
Menurutnya orang memilih tablet karena aspek fleksibelitas. Tablet mudah dibawa kemana saja dengan tetap terkoneksi dengan internet. Tablet sendiri menjadi second computer, dalam memenuhi kebutuhan kerja. Biasanya seorang yang memiliki tablet akan memiliki computer ataupun notebook.
Sementara itu, Ketua Panitia Yogyakomtek, Taniman Sutanto mengatakan notebook kini muncul dengan format lebih tipis. Ini menjadikan notebook lama menjadi tertinggal dalam persaingan. “Kalau notebook sekarang banyak didominasi yang tipis,” jelasnya.
Yogyakomtek yang akan berlangsung hingga 3 Oktober ini, akan menjadi barometer dalam penjualan produk IT di tanah air. Hampir setiap gelaran selalu dijubeli pengunjung.
(gpr)
Lihat Juga :