Kamera SLR belum bisa geser pasar pocket
Senin, 01 Oktober 2012 - 15:07 WIB
Kamera SLR belum bisa geser pasar pocket
A
A
A
Sindonews.com - Perkembangan dunia fotografi, terus berkembang mengikuti perkembangan tekologi. Kini kamera Single-lens reflex (SLR) telah menjadi bagian yang tidak bisa terpisahkan dari dunia ini. Hanya saja penjualan SLR masih kalah dengan kamera pocket atau kamera saku.
“Penjualan terbanyak tetap di pasar kamera pocket,” jelas Direktur Divisi Canon PT Datascrip Merry Harun di Yogyakarta, Senin (1/10/2012).
Menurutnya, kamera saku ini lebih fleksibel dibawa dan mudah dioperasikan. Bahkan semua jenjang usia bisa menggunakan kamera ini di berbagai keperluan. Ini berbeda dengan kamera SLR yang butuh ketelitian untuk mendapatkan hasil maksimal. “Untuk pocket kita bisa jual 1,1 juta unit, tapi SLR hanya 300 ribu unit,” jelas Merry.
Saat ini yang banyak dicari adalah kamera pocket yang memiliki megapixel tinggi, agar bisa dipakai di tempat gelap.
Sementara itu Marketing Manager Image Communication Product Division Canon, Sintra Wong mengatakan, Yogyakarta merupakan salah satu kota dengan pasar kamera SLR yang bagus. Ini tidak lepas dari banyaknya mahasiswa yang menimba ilmu. “Mahasiswa lebih tahu tehnik, jadi mereka suka kamera SLR,” tegasnya.
“Penjualan terbanyak tetap di pasar kamera pocket,” jelas Direktur Divisi Canon PT Datascrip Merry Harun di Yogyakarta, Senin (1/10/2012).
Menurutnya, kamera saku ini lebih fleksibel dibawa dan mudah dioperasikan. Bahkan semua jenjang usia bisa menggunakan kamera ini di berbagai keperluan. Ini berbeda dengan kamera SLR yang butuh ketelitian untuk mendapatkan hasil maksimal. “Untuk pocket kita bisa jual 1,1 juta unit, tapi SLR hanya 300 ribu unit,” jelas Merry.
Saat ini yang banyak dicari adalah kamera pocket yang memiliki megapixel tinggi, agar bisa dipakai di tempat gelap.
Sementara itu Marketing Manager Image Communication Product Division Canon, Sintra Wong mengatakan, Yogyakarta merupakan salah satu kota dengan pasar kamera SLR yang bagus. Ini tidak lepas dari banyaknya mahasiswa yang menimba ilmu. “Mahasiswa lebih tahu tehnik, jadi mereka suka kamera SLR,” tegasnya.
(gpr)
Lihat Juga :