KRL dipastikan terimbas kenaikan TDL
Selasa, 02 Oktober 2012 - 14:03 WIB
KRL dipastikan terimbas kenaikan TDL
A
A
A
Sindonews.com - Direktur Jenderal Kelistrikan Kementerian ESDM, Jarman memastikan kenaikan Tarif Dasar Listrik (TDL) di 2013 juga akan dikenakan untuk Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Jabodetabek.
KRL juga merupakan golongan Traksid yang ditetapkan sebagai pengguna listrik yang tidak layak mendapat subsidi.
"KRL termasuk golongan yang dikenakan kenaikan tarif listrik tahun depan sebesar 15 persen," kata Jarman kepada wartawan di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Selasa (2/10/2012).
Namun, Jarman menilai dengan kenaikan tersebut, pihak KRL masih tetap disubsidi. Meski nilai subsidinya dikurangi.
Dia mengatakan, industri Kereta Api sama layaknya seperti rumah-rumah orang kaya, mal, serta gedung Pemerintahan. "Jadi ya emang cuma yang 450 kWh dan 900 kWh yang layak disubsidi," ucapnya.
Terkait dengan kenaikan tarif Kereta per 1 Oktober, Jarman tidak mau menanggapi. "Ya tanya sama pihak Kereta nya dong, kita kan nggak tau," pungkasnya.
KRL juga merupakan golongan Traksid yang ditetapkan sebagai pengguna listrik yang tidak layak mendapat subsidi.
"KRL termasuk golongan yang dikenakan kenaikan tarif listrik tahun depan sebesar 15 persen," kata Jarman kepada wartawan di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Selasa (2/10/2012).
Namun, Jarman menilai dengan kenaikan tersebut, pihak KRL masih tetap disubsidi. Meski nilai subsidinya dikurangi.
Dia mengatakan, industri Kereta Api sama layaknya seperti rumah-rumah orang kaya, mal, serta gedung Pemerintahan. "Jadi ya emang cuma yang 450 kWh dan 900 kWh yang layak disubsidi," ucapnya.
Terkait dengan kenaikan tarif Kereta per 1 Oktober, Jarman tidak mau menanggapi. "Ya tanya sama pihak Kereta nya dong, kita kan nggak tau," pungkasnya.
(gpr)
Lihat Juga :