Pasar tunggu perkembangan kisruh BUMI

Selasa, 02 Oktober 2012 - 18:00 WIB
Pasar tunggu perkembangan...
Pasar tunggu perkembangan kisruh BUMI
A A A
Sindonews.com - Salah satu investor yang hadir saat paparan publik (public expose) PT Bumi Resources (BUMI) Tbk, Fajar Indra, analis dari PT Panin Sekuritas menilai, jika tudingan Bumi Plc kepada PT Bumi Resources Tbk (BUMI) tidak terbukti akan memberi dampak positif terhadap perusahaan.

Fajar berpendapat, pasar masih menunggu perkembangan kisruh yang melibatkan BUMI dan PT Berau Energy Tbk (BRAU) dengan Bumi Plc. "Kita lihat saja nanti. Kalau tudingan itu tidak terbukti, ya dampaknya bisa positif bagi saham BUMI. Yang bisa kita lakukan, wait and see (menunggu)," kata dia di Jakarta, Senin (2/10/2012).

Menurut Fajar, belum ada bukti otentik yang dipublikasikan terkait hasil audit investigasi, yang dilakukan tim audit Bumi Plc terhadap Bumi, sehingga dia belum bisa memproyeksikan respon pasar terhadap hal tersebut.

"Dari yang saya lihat tadi, saya juga hadir, investor juga belum bisa berkomentar apa-apa untuk merespon itu karena memang bukti otentiknya (rilis yang disampaikan Bumi Plc) tidak ada," ujar dia. Pada penutupan perdagangan kemarin di lantai Bursa Efek Indonesia (BEI), saham BUMI ditutup melemah 20 poin (2,7%) menjadi Rp710 per saham.

Adapun, kisruh yang terjadi berawal dari langkah PricewaterCoopers LLP yang menurunkan biaya pengembangan BUMI dan eksplorasi BRAU menjadi nol dalam laporan keuangan 2011 Bumi Plc. Pasalnya, auditor tersebut tidak bisa membuktikan aset dasr (underlying asset) dari dana itu. Selanjutnya, Bumi Plc membentuk tim audit independen yang menginvestigasi anak usahanya di Indonesia tersebut.

Sebelumnya, Bumi Plc mempersoalkan dana pengembangan BUMI sebesar USD247 juta dan biaya eksplorasi PT Berau Coal energy Tbk (BRAU) sebesar USD390 juta. Pengeluaran tersebut tidak tercatat dalam laporan keuangan pada 2011 Bumi Plc. Selanjutnya, Bumi Plc membentuk tim audit independen yang menginvestigasi anak usahanya di Indonesia tersebut.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kabar Duka, Presdir...
Kabar Duka, Presdir Bumi Resources Saptari Hoedaja Meninggal Dunia
BUMI Terapkan Good Mining...
BUMI Terapkan Good Mining Practice demi Pertambangan Berkelanjutan
Program CSR Bumi Resources...
Program CSR Bumi Resources Dukung Kemandirian Masyarakat
Dukung UMKM Lokal, Arutmin...
Dukung UMKM Lokal, Arutmin Insiasi Program Nawasena
Rogoh Rp24 Triliun,...
Rogoh Rp24 Triliun, Salim Group Cicipi Legitnya Bisnis Batu Bara
Iringi Kinerja di 2023,...
Iringi Kinerja di 2023, BUMI Raih Sejumlah Penghargaan Bidang ESG
Berita Terkini
Maskapai Wajib Pakai...
Maskapai Wajib Pakai Avtur Campuran Minyak Nabati 1% Mulai 2027, Apa Efeknya ke Harga Tiket?
47 menit yang lalu
Fokus Tumbuh Berkelanjutan,...
Fokus Tumbuh Berkelanjutan, Pegadaian Perkuat Strategi Lewat Sales Town Hall 2026
1 jam yang lalu
Rebut Harta Karun Dinasti...
Rebut Harta Karun Dinasti Assad, Prancis Pulangkan Aset Rp1 Triliun ke Suriah!
1 jam yang lalu
Harga Emas Jatuh Rp14...
Harga Emas Jatuh Rp14 Ribu per Rabu 8 Juli 2026, Buyback Ambrol Rp21.000
3 jam yang lalu
Daftar di Sini dan Simak...
Daftar di Sini dan Simak Webinar Strategi Kelola Keuangan dari MNC Asset Management dan Invesnow!
3 jam yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Terkoreksi 0,04 Persen di Level 5.984
4 jam yang lalu
Infografis
Terdeteksi, Fenomena...
Terdeteksi, Fenomena Alam Pemicu Ratusan Gempa Bumi per-Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved