Rogoh Rp24 Triliun, Salim Group Cicipi Legitnya Bisnis Batu Bara
Selasa, 11 Oktober 2022 - 11:42 WIB
loading...
Naiknya bisnis batu bara membuat Salim Group ikut terjun menggeluti. Foto/BUMI
A
A
A
JAKARTA - Legitnya bisnis batu bara membuat Salim Group tak tahan juga untuk mencicipinya. Lewat skema private placement, gergasi ini merogoh koceknya Rp24 triliun untuk menggenggam 200 miliar saham biasa seri C milik PT Bumi Resources Tbk (BUMI).
Baca juga: Ini 3 Daerah di Indonesia yang Memiliki Harta Karun
Dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) yang digelar hari ini, Selasa (11/10/2022), manajemen BUMI meminta persetujuan para pemegang saham untuk melakukan penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD) atau private placement.
BUMI Resources akan menambah saham baru sebanyak 200 miliar saham biasa seri C dengan harga pelaksanaan Rp120 per saham atau setara Rp 24 triliun. Saham tersebut pun akan diserap oleh dua perusahaan yang dikendalikan Salim Group yang berbasis di Hong Kong.
Kedua perusahaan itu adalah Mach Energy Limited (MEL) dan Treasure Global Investements Limited (TGIL). Keduanya akan memiliki masing-masing kepemilikan 85% dan 15% saham yang dilepas BUMI Resources.
Baca juga: Ini 3 Daerah di Indonesia yang Memiliki Harta Karun
Dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) yang digelar hari ini, Selasa (11/10/2022), manajemen BUMI meminta persetujuan para pemegang saham untuk melakukan penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD) atau private placement.
BUMI Resources akan menambah saham baru sebanyak 200 miliar saham biasa seri C dengan harga pelaksanaan Rp120 per saham atau setara Rp 24 triliun. Saham tersebut pun akan diserap oleh dua perusahaan yang dikendalikan Salim Group yang berbasis di Hong Kong.
Kedua perusahaan itu adalah Mach Energy Limited (MEL) dan Treasure Global Investements Limited (TGIL). Keduanya akan memiliki masing-masing kepemilikan 85% dan 15% saham yang dilepas BUMI Resources.
Lihat Juga :