Perusahaan China gugat pemerintah AS
Kamis, 04 Oktober 2012 - 09:32 WIB
Perusahaan China gugat pemerintah AS
A
A
A
Sindonews.com - Perusahaan swasta yang dimiliki warga China di Amerika Serikat (AS), Ralls Corp, menggugat Presiden Barack Obama karena dia menghentikan kesepakatan proyek pembangkit listrik tenaga angin dengan alasan keamanan nasional.
Ralls Corp mendapatkan empat proyek itu dekat sebuah fasilitas angkatan laut (AL) AS di Oregon awal tahun ini. Namun, Obama memberikan perintah menghentikan kesepakatan itu pekan lalu.
Perusahaan itu menganggap pemerintah AS melampaui otoritasnya. Ini pertama kali investasi asing dihalangi di AS dalam 22 tahun terakhir.
Penghentian proyek itu hanya beberapa pekan menjelang pemilu presiden AS November mendatang. Kantor berita China, Xinhua, menyatakan kebijakan “menampar China” itu untuk menarik dukungan pemilih kerah biru dalam pemilu presiden.
Kebijakan AS itu memaksa Ralls Corp mencabut semua fondasi di proyek yang dekat dengan ruang udara terbatas yang digunakan Fasilitas Pelatihan Sistem Persenjataan AL. Dalam gugatan Ralls Corp yang diajukan awal pekan ini, mereka menuding Obama bertindak melanggar hukum dan tidak sah.
Perusahaan milik dua warga China itu menyebut, Obama gagal menerapkan undang-undang untuk memperlakukan Ralls Corp dengan aturan yang sama. Dokumen pengadilan itu dipublikasikan kemarin.
Ralls Corp mendapatkan empat proyek itu dekat sebuah fasilitas angkatan laut (AL) AS di Oregon awal tahun ini. Namun, Obama memberikan perintah menghentikan kesepakatan itu pekan lalu.
Perusahaan itu menganggap pemerintah AS melampaui otoritasnya. Ini pertama kali investasi asing dihalangi di AS dalam 22 tahun terakhir.
Penghentian proyek itu hanya beberapa pekan menjelang pemilu presiden AS November mendatang. Kantor berita China, Xinhua, menyatakan kebijakan “menampar China” itu untuk menarik dukungan pemilih kerah biru dalam pemilu presiden.
Kebijakan AS itu memaksa Ralls Corp mencabut semua fondasi di proyek yang dekat dengan ruang udara terbatas yang digunakan Fasilitas Pelatihan Sistem Persenjataan AL. Dalam gugatan Ralls Corp yang diajukan awal pekan ini, mereka menuding Obama bertindak melanggar hukum dan tidak sah.
Perusahaan milik dua warga China itu menyebut, Obama gagal menerapkan undang-undang untuk memperlakukan Ralls Corp dengan aturan yang sama. Dokumen pengadilan itu dipublikasikan kemarin.
(rna)
Lihat Juga :