Kedatangan EPA bantu CPO diterima APEC

Kamis, 04 Oktober 2012 - 11:40 WIB
Kedatangan EPA bantu...
Kedatangan EPA bantu CPO diterima APEC
A A A
Sindonews.com - Pemerintah menyatakan kedatangan Enviromental Protection Agency (EPA) bulan ini dapat membantu penegasan komoditi Crude Palm Oil (CPO) sebagai produk ramah lingkungan. EPA dijadwalkan akan datang 21 Oktober untuk pembahasan kajian-kajian yang sudah disiapkan pemerintah.

Menteri Perdagangan Gita Wirjawan mengaku optimis bahwa CPO yang juga merupakan komoditas andalan Indonesia ini memiliki ketentuan sesuai dengan APEC.

"Masih (kita perjuangkan), ini EPA sudah confirm akan dateng, Oktober 21, mereka akan melakukan kajian terhadap argumen kita bahwa ini bisa menurunkan emisi karbon lebih dari 20 persen di tahun 2020," ungkap Gita di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Kamis (4/10/12).

Kementerian Perdagangan, lanjutnya, juga telah berkoordinasi dengan Kementerian Pertanian dan juga para pengusaha sawit, untuk menampung argumen-argumen yang menguatkan CPO ini sebagai produk ramah lingkungan.

"Argumennya sudah dimasukkan dan kita akan menggunakan lagi. Pokoknya dukungan untuk argumen bahwa kita bisa lebih dari 20 persen emisi atau reduksi untuk emisi karbon, itu sangat kuat," tutupnya.

Seperti diketahui, Pemerintah Indonesia gagal memperjuangkan CPO dalam daftar produk ramah lingkungan yang akan mendapatkan fasilitas penurunan tarif menjadi maksimal 5 persen pada 2015. APEC memutuskan 54 kategori produk ramah lingkungan tapi tidak memuat produk CPO.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
87 Kontainer CPO Ilegal...
87 Kontainer CPO Ilegal Senilai Rp28,7 Miliar Digagalkan di Tanjung Priok
Pemerintah Resmi Berlakukan...
Pemerintah Resmi Berlakukan Aturan Larangan Ekspor CPO
Kesulitan Jual CPO, ...
Kesulitan Jual CPO,  Pabrik Kelapa Sawit Tutup Operasi
Harga CPO Sudah Naik...
Harga CPO Sudah Naik 29% Sepanjang Tahun, Ini Proyeksi di 2022
Hari Ini Melandai, Harga...
Hari Ini Melandai, Harga Minyak Sawit Diramal Masih Bakal Nanjak
Sempat Cetak Rekor,...
Sempat Cetak Rekor, Harga CPO Anjlok 8 Persen di Sesi Jumat Siang
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
1 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
2 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
3 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
5 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
5 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
5 jam yang lalu
Infografis
Tentara China Ikut Perang...
Tentara China Ikut Perang Bantu Rusia Melawan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved