Daya serap pembiayaan bank lebih 100%

Jum'at, 05 Oktober 2012 - 15:08 WIB
Daya serap pembiayaan...
Daya serap pembiayaan bank lebih 100%
A A A
Sindonews.com – Daya serap pembiayaan yang disalurkan perbankan di Sulawasi Selatan telah melebihi 100 persen dari pencapaian dana pihak ketiga (DPK). Itu berarti telah banyak uang yang beredar di daerah ini berasal dari luar provinsi.

Direktur Eksekutif Bank Indonesia Wilayah I Sulawesi, Maluku dan Papua Mahmud mengatakan, sejumlah dana yang diambil dari luar provinsi tersebut untuk menutupi kebutuhan kredit yang sangat besar di daerah ini. Disatu sisi, menurut dia hal tersebut menunjukkan kinerja yang baik.

“Namun, tingginya daya serap pembiayaan itu juga menunjukkan belum terdapatnya keseimbangan antara tingkat simpanan masyarakat yang masuk ke bank, terhadap daya serap pembiayaan. Oleh karena itu, perlu langkah intensif untuk meningkatkan partisipasi simpanan masyarakat di bank,” kata dia di Makssar, Jumat (05/10/12).

Dari 41 kantor bank umum, 12 bank syariah serta 31 Bank Perkreditan Rakyat (BPR) di Sulsel, hanya BPR yang memiliki daya serap masih di bawah 100 persen. Tetapi pertumbuhan kredit BPR mencapai angka tertinggi, yakni 47,35 persen.

Dari data Bank Indonesia (BI) per Agustus 2012, kinerja perbankan Sulsel kian membaik. Untuk bank umum mengalami pertumbuhan 24,03 persen pada aset jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Total aset bank umum di Sulsel mencapai Rp73,07 triliun.

Pencapaian aset itu didorong oleh DPK yang tumbuh 25,38 persen menjadi Rp49,29 triliun. Sedangkan kreditnya jauh lebih besar lagi, mencapai Rp64,20 triliun atau tumbuh 24,04 persen. Posisi ini pula mendorong loan to deposit ratio (LDR) bank umum menjadi 130,25 persen.

“LDR bank umum Sulsel jauh lebih tinggi dari rata-rata nasional yang hanya 80 persen, sekitar 30,25 persen dana dari luar provinsi di kelola di daerah ini. Sedangkan, ratio kredit bermasalahnya masih terbilang rendah, karena masih 2,77 persen,” ujar Mahmud.

Sedangkan bank syariah memcatatkan aset sebesar Rp3,89 triliun atau tumbuh 39,91 persen dari tahun lalu. DPK bank syariah naik 33,43 persen menjadi Rp1,76 triliun. Sementara kredit yang disalurkan jauh lebih besar, mencapai Rp3,60 triliun dan menempatkan bank syariah Sulsel sebagai bank dengan daya serap pembiayaan tertinggi, yakni 208,8 persen.

“Kurang lebih 108,8 persen kredit yang disalurkan di bank syariah masih diturunkan dari induk banknya, keterbatasan jaringan menjadi penghambat masih kecilnya pertumbuhan asset bank syariah di Sulsel,” tutur Mahmud.

Sehatnya pembiayaan bank di Sulsel telah menempatkan pertumbuhan ekonomi di daerah ini di kuartal kedua menjadi 8,45 persen. Sumbangsi untuk Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) juga tinggi. Pihak BI memperkirakan, hingga akhir tahun pertumbuhan sehat bank masih akan terjadi.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Hati-Hati, Nasabah Perbankan...
Hati-Hati, Nasabah Perbankan Rentan jadi Korban Kejahatan Social Engineering
Pertemuan Tahunan Perbankan...
Pertemuan Tahunan Perbankan Syariah 2024
Dana Nasabah Raib, Sistem...
Dana Nasabah Raib, Sistem Keamanan Perbankan Dipertanyakan
Lewat Media Dongeng...
Lewat Media Dongeng Perbankan, JMI Berikan Donasi Pendidikan Masyarakat Pesisir di SDN Tanjung Burung Kabupaten Banten
Bagaimana Kinerja Perbankan...
Bagaimana Kinerja Perbankan Dua Kuartal ke Depan?, Nih Hitung-hitungannya
Cermat Dalam Memilih...
Cermat Dalam Memilih Aplikasi Perbankan
Berita Terkini
Italia Boncos, Bayar...
Italia Boncos, Bayar Rp500 Juta per Hari Cuma Buat Parkir Superyacht Sitaan Milik Miliarder Rusia
25 menit yang lalu
ADVAN Universe 2026...
ADVAN Universe 2026 Digelar di Bandung, Perkuat Ekosistem Talenta Digital
33 menit yang lalu
Obat Generik Bebas Tarif...
Obat Generik Bebas Tarif 2 Tahun, Lalu Melonjak Jadi 200%
2 jam yang lalu
Jasaraharja Putera Raih...
Jasaraharja Putera Raih Pertumbuhan Berkelanjutan dan RBC Capai 371,90%
3 jam yang lalu
Pelabuhan Patimban Resmi...
Pelabuhan Patimban Resmi Layani Impor Perdana, Komponen Mobil Listrik BYD Lanjut ke Pabrik Subang
3 jam yang lalu
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
4 jam yang lalu
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved