Dua juta angkatan kerja bertambah tiap tahun

Jum'at, 05 Oktober 2012 - 15:39 WIB
Dua juta angkatan kerja...
Dua juta angkatan kerja bertambah tiap tahun
A A A
Sindonews.com - Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi menyatakan, pasar kerja Indonesia setiap tahunnya mendapat tambahan angkatan kerja sekira dua juta orang. Akibatnya penawaran tenaga kerja masih jauh melebihi jumlah kesempatan kerja atau lapangan kerja produktif yang tercipta.

"Ketidakseimbangan ini berakibat pada penyerapan terhadap angkatan kerja yang relatif terbatas,” kata Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) Muhaimin Iskandar saat pembukaan Pameran Bursa Kerja (Job Fair) Nasional ke-10 Tahun 2012 di Jakarta International EXPO Kemayoran, Jakarta Jumat (5/10/2012).

Menurutnya, upaya untuk membuka lapangan kerja baru dan mengurangi angka pengangguran terus dilakukan secara intensif, salah satunya dengan penyelenggaraan pameran bursa kerja atau sering disebut juga job fair di berbagai daerah.

“Dengan digelarnya job fair akan sangat membantu para pencari kerja dalam menemukan lowongan kerja yang sesuai dengan bakat, minat dan keterampilannya dengan cara yang lebih mudah, dan murah,” paparnya.

Pameran Bursa Kerja (Job Fair) Nasional ke 10 tahun 2012 ini diikuti lebih kurang 100 perusahaan dengan jumlah lowongan yang tersedia sebanyak 13.500 dan 223 jabatan yang terdiri dari berbagai sektor jabatan baik untuk lowongan kerja di dalam maupun di luar negeri.

Lowongan tersebut diantaranya bidang komunikasi, teknologi informasi, kontraktor, teknologi perkapalan, otomotif, industri pengolahan, pertambangan, perbankan, distributor, farmasi, rekreasi, makanan dan minuman, serta bidang-bidang lainnya.

Bursa Kerja (Job Fair) Nasional ke-10 Tahun 2012 ini juga memberikan kemudahan kepada pencari kerja. Pasalnya, dalam pameran ini pencari kerja dapat melamar pekerjaan pada beberapa perusahaan sekaligus dan juga pencari kerja tidak dipungut biaya atau gratis

Dengan pelaksanaan job fair secara rutin , Muhaimin optimis optimis dapat menurunkan angka pengangguran. Namun diperlukan suatu komitmen yang diimplementasikan dalam bentuk usaha yang serius dari seluruh kalangan yakni instansi pemerintah, dunia usaha dan seluruh komponen masyarakat untuk mengatasi pengangguran yang dilakukan secara terencana, terkoordinasi, terpadu dan berkesinambungan.

“Penurunan jumlah pengangguran ini tentunya tidak terlepas dari seluruh usaha kita untuk terus menciptakan kebijakan-kebijakan ketenagakerjaan yang mendukung perluasan kesempatan kerja, terlaksananya proses perputaran roda ekonomi yang kondusif serta peningkatan kesejahteraan para pekerja,” terangnya.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kesenjangan Pekerja...
Kesenjangan Pekerja Disabilitas, PR Besar Bagi Pemerintah
Balai Latihan Kerja...
Balai Latihan Kerja Surakarta Bantu Penanganan COVID-19
Kemnaker Berdayakan...
Kemnaker Berdayakan Korban PHK melalui Program Padat Karya
Hindari Resiko Penumpukan...
Hindari Resiko Penumpukan Orang, Kemnaker Minta Perusahaan Susun Rencana Kerja
Siddhakarya Bukti Perhatian...
Siddhakarya Bukti Perhatian Pemerintah kepada Produktivitas Perusahaan
Menaker Ida Fauziyah...
Menaker Ida Fauziyah Sambut Kepulangan Sembilan ABK
Berita Terkini
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
51 menit yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
1 jam yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
1 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
4 jam yang lalu
Cargo Murah Kian Dibutuhkan...
Cargo Murah Kian Dibutuhkan di Tengah Meningkatnya Aktivitas Pengiriman Barang
11 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
11 jam yang lalu
Infografis
Syahrul Yasin Limpo...
Syahrul Yasin Limpo Divonis 10 Tahun Penjara dan Denda Rp300 Juta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved