Bakrie berpotensi ambil saham Newmont lagi

Selasa, 09 Oktober 2012 - 13:39 WIB
Bakrie berpotensi ambil...
Bakrie berpotensi ambil saham Newmont lagi
A A A
Sindonews.com - Pemerintah sudah harus memastikan langkah apa yang diambil untuk mendapatkan 7 persen saham PT Newmont Nusa Tenggara (NNT). Bukan hanya karena keuntungan, namun juga untuk memutus kecurangan Bakrie Group terhadap Pemerintah Daerah Nusa Tenggara Barat (NTB).

Founder Katadata, Lin Che Wei mengatakan, ditengah belum adanya kepastian jual beli saham tersebut hingga 25 Oktober mendatang, Bakrie Group bisa kembali masuk untuk merebut 7 persen tawaran Newmont. "Bakrie bisa saja masuk lagi," ujar Wei di Menara BCA, Jakarta, Senin (9/10/2012).

Meski perusahaan dibawah naungan Bakrie Group sedang mengalami masalah, namun melalui PT Multicapital, saham itu bisa dibeli dengan mekanisme yang sama seperti sebelumnya.

"Bisa saja dengan akuisisi semua saham, termasuk yang dari Pukuafu dan Masbaga dan tinggal dijaminkan kembali ke Credit Suisse Group," jelasnya.

Pada pemberitaan sebelumnya, Lembaga Riset Katadata mencatat kecurangan PT Multicapital dalam kepemilikan saham di NNT. Multicapital yang merupakan bagian dari Bakrie Group tersebut banyak melakukan pembohongan terhadap Pemda NTB.

Multicapital menjajaki kerja sama dengan Pemda setempat untuk membeli 24 persen saham NNT sebelumnya, dengan nama PT Multi Daerah Bersaing (MDB). Pembagiannya Multicapital sebesar 75 persen dan Pemda 25 persen.

"Pada saat MoU konsorsium itu dibentuk, dijanjikan dana pembelian saham divestasi Newmont untuk tiga pemda dan ada janji dana tambahan untuk tiga pemda USD3 juta per tahun hingga pembelian 31 persen saham NNT rampung," kata Wei beberapa waktu lalu.

Kenyataannya, saham yang dimiliki konsorsium dijaminkan seluruhnya ke Credit Suisse AG (Singapura) untuk mendapatkan pinjaman USD360 juta. Pada laporan keuangannya, Maret 2010 sebesar USD200 juta, April 2010 senilai USD100 juta dan September USD60 juta. "Ini sudah tidak sesuai dengan komitmennya," tegasnya.

Bahkan deviden yang harus dibayarkan oleh Newmont, menurut Wei sesuai dengan paparan Presiden Direktur NNT pada sidang Mahkamah Konstitusi (MK), langsung di transfer ke Credit Suisse AG (Singapura) sebesar USD187,8 juta.

"Artinya daerah tidak menerima sepersen pun deviden karena sudah langsung disetorkan. Sampai kapan akan seperti itu? Sampai hutangnya lunas? Sedangkan diketahui mana mungkin Pemda bisa membayar itu," jelasnya.

Satu kesalahan Pemda, lanjutnya, tidak memahami konsepsi kepemilikan saham pada sebuah perusahaan. "Ketika memiliki saham, anda menguasai aset dan juga sekaligus kewajiban yaitu utang," pungkasnya.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
PT Vale Selesaikan Transaksi...
PT Vale Selesaikan Transaksi Divestasi
Menakar Pentingnya Divestasi...
Menakar Pentingnya Divestasi Saham Vale Indonesia
Gelontorkan Rp5,52 triliun,...
Gelontorkan Rp5,52 triliun, MIND ID Kempit 20% Saham Vale
Divestasi Rampung, Pemerintah...
Divestasi Rampung, Pemerintah Jamin Perpanjangan Kontrak Vale
Ogah Ngutang Lagi, PTPP...
Ogah Ngutang Lagi, PTPP Gunakan Dana Jual Saham untuk Lanjutkan Proyek
TBS Energi Tuntaskan...
TBS Energi Tuntaskan Divestasi PLTU Batu Bara di Minahasa Utara
Berita Terkini
Mitigasi Perubahan Iklim,...
Mitigasi Perubahan Iklim, Program CSR Sambu Group Lindungi Perkebunan Kelapa Rakyat
24 menit yang lalu
Semangat Berbagi Iduladha,...
Semangat Berbagi Iduladha, BRI Group Distribusikan 5.000 Lebih Hewan Kurban di Berbagai Daerah
35 menit yang lalu
Purbaya Santai Tanggapi...
Purbaya Santai Tanggapi Rupiah Tembus Rp17.800: Nggak Ada Masalah
3 jam yang lalu
IPB dan Unpad Adu Inovasi...
IPB dan Unpad Adu Inovasi Berdayakan Ekonomi Kreatif Desa Wisata Gunung Padang
3 jam yang lalu
Prabowo Beli 1.098 Ekor...
Prabowo Beli 1.098 Ekor Sapi Kurban Pakai APBN Rp100 Miliar, Purbaya: Saya Nggak Tahu
4 jam yang lalu
Bitcoin Pizza Day 2026,...
Bitcoin Pizza Day 2026, Investor Mulai Rasional dan Tinggalkan Tren FOMO
5 jam yang lalu
Infografis
Wilayah Pesisir yang...
Wilayah Pesisir yang Berpotensi Dilanda Banjir Rob hingga 21 Juni
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved