Bulog Indramayu optimis tembus 100 ribu ton gabah

Selasa, 09 Oktober 2012 - 21:41 WIB
Bulog Indramayu optimis...
Bulog Indramayu optimis tembus 100 ribu ton gabah
A A A
Sindonews.com - Sub divre Bulog Indramayu mengungkapkan serapan dalam pengadaan gabah hasil panen petani masih akan terus meningkat. Pasalnya, sejumlah daerah-daerah yang menjadi kantong produksi gabah masih dapat diserap.

Kasub divre bulog Indramayu, Sudarsono mengatakan, kecamatan Haurgeulis, widasari, Indramayu, Bangodua dan Krangkeng, masih mampu untuk mendongkrak pengadaan gabah yang dilakukan bulog Indramayu.

"Kita masih cukup optimis, mampu menembus angka 100 ribu ton pada tahun ini, karena pengadaan di sejumlah kecamatan masih dilakukan," katanya di Indramayu, Senin (9/10/2012).

Meski pada bulan Oktober ini jumlahnya relatif lebih menurun dibandingkan bulan Agustus serta September, namun secara kuantitas masih sangat potensial. Rata-rata serapan dari pengadaan gabah dari petani mencapai 200 ton per hari. "Hingga akhir tahun, mudah-mudahan dapat mencapai angka yang diharapkan," katanya.

Saat ini pengadaan gabah oleh Bulog Indramayu telah mencapai angka 95 ribu ton. Pada tahun 2008 pengadaan Bulog Sub Divre Indramayu hanya sekitar 54 ribu ton setara beras. Angka tersebut sempat naik pada 2009 menjadi 86 ribu ton, kemudian kembali turun pada 2010 menjadi 76 ribu ton. Terakhir, pengadaan terrendah terjadi pada 2011, sekitar 42 ribu ton.

Jika dibandingkan dengan prognosa awal, angka realisasi saat ini sudah melampaui. Prognosa awal sekitar 90 ribu ton. perkembangan positif pengadaan tahun ini tidak terlepas dari kebijakan harga. Saat ini HPP yang digunakan merujuk Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2012 tentang Kebijakan Pengadaan Gabah/Beras dan Penyaluran Beras oleh Pemerintah yang mulai berlaku efektif pada Februari silam.

Dalam inpres itu disebutkan bahwa HPP gabah kering panen (GKP) Rp3.300 per kg di petani atau Rp3.350 per kg di penggilingan. HPP gabah kering giling (GKG) Rp4.150 per kg di penggilingan atau Rp4.200 per kg di Gudang Perum Bulog.

Sementara HPP beras Rp6.600 per kg di Gudang Perum Bulog. HPP ini selisihnya tidak terlampau jauh dengan harga yang berlaku di pasar umum. Dengan kata lain, HPP masih bisa bersaing di pasaran untuk pengadaan beras Bulog.

"Kenaikan harga HPP sangat berpengaruh pada animo petani untuk menjual gabah kepada mitra-mitra bulog di lapangan," katanya.

Sementara tahun 2011, HPP masih mengacu kepada Inpres 7 tahun 2009. Ketentuan yang tidak diperbarui dalam dua tahun membuat selisih HPP dengan harga pasar terlampau jauh. Dengan demikian petani ketika itu cenderung lebih memilih untuk melepas gabah atau beras ke pasar umum daripada ke Gudang Bulog.

Berkaitan dengan surplus di gudang, Sepanjang tahun 2012 Bulog Sub Divre Indramayu sudah mendistribusikan sekitar 28 ribu ton setara beras untuk daerah lain yang dinilai kekurangan, yaitu Bulog Sub Divre Cianjur dan Bulog Sub Divre Bandung. Dalam waktu dekat, akan didistribusikan lagi sekitar 22 ribu ton untuk sejumlah Sub Divre lain.

Sementara itu, kabid tanaman pangan dinas pertanian dan peternakan kabupaten Indramayu,Solachudin mengatakan produksi padi oleh petani baik pada musim tanam gadu dan rendeng cukup baik pada tahun ini. "Meski ancaman puso cukup besar karena kekeringan, namun produksi padi cukup tinggi," katanya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kebijakan Pe­merintah...
Kebijakan Pe­merintah Soal Perberasan Harus Lindungi Petani
Perkuat Ketahanan Pangan...
Perkuat Ketahanan Pangan Nasional, Perum BULOG Siap Dukung Koperasi Merah Putih
Bulog Peduli Gizi Gelontorkan...
Bulog Peduli Gizi Gelontorkan Bantuan Beras Bervitamin kepada Dua Ribu Balita
Kinerja Gemilang BULOG...
Kinerja Gemilang BULOG Jatim: Lampaui Target dan Jadi Tulang Punggung Penyerapan Beras Nasional
Baru Menjabat, Dirut...
Baru Menjabat, Dirut Bulog Langsung Temui Menteri Pertanian Amran Sulaiman
Peringati Hari Gizi...
Peringati Hari Gizi Nasional, BULOG PEDULI Gelontorkan 6 Ton Beras Bervitamin
Berita Terkini
Jasaraharja Putera Raih...
Jasaraharja Putera Raih Pertumbuhan Berkelanjutan dan RBC Capai 371,90%
28 menit yang lalu
Pelabuhan Patimban Resmi...
Pelabuhan Patimban Resmi Layani Impor Perdana, Komponen Mobil Listrik BYD Lanjut ke Pabrik Subang
1 jam yang lalu
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
1 jam yang lalu
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
2 jam yang lalu
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
3 jam yang lalu
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
4 jam yang lalu
Infografis
5 CEO Terkaya di Jagat...
5 CEO Terkaya di Jagat Raya, Hartanya Tembus Rp8,2 Kuadriliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved