Asosiasi kapal-Kemen BUMN jajaki kerja sama

Kamis, 11 Oktober 2012 - 07:06 WIB
Asosiasi kapal-Kemen...
Asosiasi kapal-Kemen BUMN jajaki kerja sama
A A A
Sindonews.com - Asosiasi perusahaan kapal nasional atau Indonesian National Shipowners Association (INSA) saat ini tengah melakukan penjajakan kerja sama dengan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk menggunakan kapal operasional milik anggota INSA.

Ketua INSA Carmelita Hartoto mengatakan pihaknya telah melakukan pertemuan dengan Menteri BUMN Dahlan Iskan. Dalam pertemuan tersebut, juga turut dihadiri oleh sejumlah pimpinan dari perusahaan BUMN yang terkait dengan perindustrian pelayaran nasional.

"Dalam pertemuan itu akan dilakukan penjajakan kerjasama untuk membentuk task force yang merumuskan percepatan pelaksanaan program beyond cabotage guna menyelamatkan potensi devisa negara yang hilang dari ongkos angkut," kata Carmelita dalam jumpa persnya di Gedung INSA, Jakarta, Rabu (10/10/2012).

INSA memperkirakan Indonesia kehilangan potensi devisa hingga mencapai Rp240 triliun per tahun yang bersumber dari ongkos angkut atau freight kapal-kapal berbendera luar negeri yang mengangkut produk-produk ekspor dan impor Indonesia.

Sebagai informasi, pada 2011, total muatan ekspor dan impor Indonesia mencapai 567 juta ton dengan 9,1 persen diantaranya diangkut kapal-kapal berbendera Merah Putih, sedangkan sisanya yakni 91,9% menggunakan kapal luar negeri.

Carmelita juga mengatakan sekitar 20-30 persen kegiatan ekspor dan impor Indonesia dilakukan oleh perusahaan BUMN sehingga kontribusi perseroan milik pemerintah untuk mengurangi potensi devisa negara yang hilang dari ongkos angkut sangat besar.

Dia menjelaskan sejumlah perusahaan BUMN seperti pertambangan, migas, industry pengolahan kelapa sawit atau CPO, pupuk dan perdagangan dapat menjadi pelopor menyelamatkan devisa yang hilang itu.

“Kita sama-sama ingin membantu negara. Salah satunya dengan melaksanakan beyond cabotage dan diawali oleh BUMN sebagai lokomotifnya. Kita harapkan, task force segera dibentuk,” jelasnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Masuk Kategori White...
Masuk Kategori White List Tokyo MoU, INSA Apresiasi Kinerja Pemerintah
INSA Makassar Gelar...
INSA Makassar Gelar RAC, Penambahan Call Kapal ke Pelabuhan Jadi Topik Utama
Zulkifli Zahril Terpilih...
Zulkifli Zahril Terpilih Pimpin DPC INSA Makassar
Terjepit, Sektor Pelayaran...
Terjepit, Sektor Pelayaran Butuh Stimulus Cepat dan Tepat
INSA: Maraknya Penangkapan...
INSA: Maraknya Penangkapan Kapal oleh Oknum Ganggu Logistik Laut
DPP INSA Minta Pemerintah...
DPP INSA Minta Pemerintah Tinjau Nasib Kapal Roro
Berita Terkini
Dunia Tak Lagi Takut...
Dunia Tak Lagi Takut Ancaman Gejolak Selat Hormuz imbas Perang AS-Iran, Apa Rahasianya?
55 menit yang lalu
AFI Tawarkan Perlindungan...
AFI Tawarkan Perlindungan Jiwa Lintas Generasi Perkuat Ketahanan Finansial
10 jam yang lalu
Rusia Larang Ekspor...
Rusia Larang Ekspor Solar, Picu Kekhawatiran Baru di Pasar Energi Dunia
10 jam yang lalu
PNM Bawa Suara Jutaan...
PNM Bawa Suara Jutaan Pengusaha Ultra Mikro di Halal Expo Indonesia 2026
11 jam yang lalu
Sabet Dua Penghargaan,...
Sabet Dua Penghargaan, Great Eastern Life Bersinar di Ajang Insurance Asia Awards 2026
11 jam yang lalu
Aturan Baru Outsourcing...
Aturan Baru Outsourcing Masuk Tahap Finalisasi, Said Iqbal: Target Rampung Juli 2026
11 jam yang lalu
Infografis
Spesifikasi dan Daya...
Spesifikasi dan Daya Tempur Kapal Induk Pertama Indonesia Giuseppe Garibaldi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved