Konsumsi beras RI tertinggi di Asia Tenggara

Kamis, 11 Oktober 2012 - 14:49 WIB
Konsumsi beras RI tertinggi...
Konsumsi beras RI tertinggi di Asia Tenggara
A A A
Sindonews.com - Dengan penduduk berejumlah 235 juta yang sebagian besar mengonsumsi beras sebagai makanan pokok, Indonesia jelas memiliki kebutuhan sangat tinggi akan beras.

Tingkat urgensi kebutuhan beras ini diperparah lagi dengan sangat tingginya konsumsi beras per kapita di Indonesia, bahkan tertinggi di Asia Tenggara.

"Konsumsi beras Indonesia tertinggi di Asia Tenggara, mencapai 139,15 kg per kapita. Padahal Malaysia hanya 80 kg, Thailand 90 kg, Vietnam 80 kg," jelas anggota Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kamaluddin dalam diskusi panel "Cetak Biru dan Peta Jalan Menuju Kebangkitan Indonesia" di Gedung PBNU, Jakarta, Kamis (11/102012).

Akibat tingginya kebutuhan beras ini, kini Indonesia menjadi negara pengimpor beras. "Tahun 2011 kita impor beras hampir 2 juta ton," ujar Kamaluddin.

Untuk memenuhi tingginya permintaan beras di dalam negeri ini, Kamaluddin menyarankan pemerintah untuk meningkatkan produktivitas tanaman padi, sebab produktivitas tanaman padi di Indonesia masih rendah. "Produktivitas tanaman rendah, hanya 5-6 juta ton per Ha, harusnya bisa 8 ton," tambahnya.

Peningkatan produktivitas tanaman padi bisa ditingkatkan dengan penggunaan bibit unggul, pemberian pupuk yang berimbang, irigasi yang baik, dan pengendalian alih fungsi lahan.

Selain itu, laju pertumbuhan penduduk harus ditekan. Saat ini penduduk Indonesia telah tumbuh rata-rata 1,49 persen setiap tahunnya. Bila pertambahan penduduk tidak dikendalikan, ketersediaan beras tidak akan mencukupi.

Dengan langkah-langkah konstruktif tersebut, diharapkan Indonesia bisa terbebas dari ketergantungan impor beras. "Kita menghendaki Indonesia dengan segala kelebihan sumber daya yang dimiliki bisa kuat di dalam ketahanan pangan," demikian disampaikan Ketua Umum ISNU Ali Masykur Musa pada kesempatan yang sama.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pecah Rekor, Impor Beras...
Pecah Rekor, Impor Beras 2024 Butuh Anggaran Lebih Rp30 Triliun
Peningkatan Produksi...
Peningkatan Produksi Beras Disebut Hanya 0,55% dalam 22 Tahun, Gak Bahaya Ta?
Harga Beras Naik Gila-gilaan,...
Harga Beras Naik Gila-gilaan, Produksi RI Minus 2,8 Juta Ton
Anomali Harga Beras...
Anomali Harga Beras Bikin Boncos Rp99 T, Pemerintah Ultimatum Pelaku Usaha 2 Minggu
Beras Premium Langka...
Beras Premium Langka dan Mahal, Begini Penjelasan BI Jakarta
Awas, Harga Beras Dapat...
Awas, Harga Beras Dapat Mencapai 30 Ribu per Kilo, Ini Penyebabnya
Berita Terkini
Genera-Z Berbakti BCA...
Genera-Z Berbakti BCA Siapkan Mahasiswa Implementasikan Solusi bagi Desa Wisata
8 jam yang lalu
Kapal Tanker Kembali...
Kapal Tanker Kembali Diserang di Selat Hormuz, Harga Minyak Langsung Terbang
9 jam yang lalu
Pertamina Evaluasi Insiden...
Pertamina Evaluasi Insiden Mobil Tangki di Cianjur, Pasokan BBM Dipastikan Aman
9 jam yang lalu
Bertemu PM Modi, Prabowo...
Bertemu PM Modi, Prabowo Minta QRIS Segera Bisa Dipakai di India
9 jam yang lalu
Setelah 24 Tahun Vakum,...
Setelah 24 Tahun Vakum, Sumur LLA-5 PHE ONWJ Hasilkan Minyak 780 Barel per Hari
10 jam yang lalu
Pulihkan Harapan, Brantas...
Pulihkan Harapan, Brantas Abipraya Bersama PU Hadir dalam Penanganan Pascabencana di Sumatera
10 jam yang lalu
Infografis
18 Negara dengan Gaji...
18 Negara dengan Gaji Anggota DPR Tertinggi di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved