Unilever ambil alih merek 'She'
Kamis, 11 Oktober 2012 - 16:28 WIB
Unilever ambil alih merek 'She'
A
A
A
Sindonews.com - PT unilever Indonesia Tbk (UNVR) mengambil alih merek dagang 'She'. Nilai transaksi tersebut mencapai Rp7,25 miliar.
Direktur dan Sekretaris Perusahaan Unilever Indonesia Sancoyo Antarikso mengatakan, perseroan telah mengambil alih merek dagang dan menandatangani perjanjian pengalihan hak atas merek terdaftar 'She' dengan PT Unilever Body Care Indonesia Tbk (PROD) selaku afiliasi pada akhir pekan lalu.
Transaksi tersebut dilakukan guna mendukung kegiatan usaha utama perseroan di sektor barang konsumsi. Nilai pasar wajar dari merek 'She' berdasarkan penilai independen sebesar Rp7,16 miliar, sementara nilai kompensasi yang dibayarkan perseroan kepada PT Unilever Body Care Tbk senilai Rp7,25 miliar.
Unilever Indonesia pada semester I tahun ini berhasil membukukan kenaikan pendapatan 16,87 persen menjadi Rp13,39 triliun dibanding semester I/2011 senilai Rp11,46 triliun. Sementara laba tahun berjalan naik 12,60 persen menjadi Rp2,32 triliun dari periode yang sama 2011 sebesar Rp2,06 triliun.
Adapun, kontribusi penjualan terbesar berasal dari segmen home and personal care yang mencapai 73,4 persen. Itu tidak terlepas dari pertumbuhan penjualan hingga dua digit pada semua produk perseroan pada segmen ini, sedangkan sisanya disumbang segmen food and ice cream.
Direktur dan Sekretaris Perusahaan Unilever Indonesia Sancoyo Antarikso mengatakan, perseroan telah mengambil alih merek dagang dan menandatangani perjanjian pengalihan hak atas merek terdaftar 'She' dengan PT Unilever Body Care Indonesia Tbk (PROD) selaku afiliasi pada akhir pekan lalu.
Transaksi tersebut dilakukan guna mendukung kegiatan usaha utama perseroan di sektor barang konsumsi. Nilai pasar wajar dari merek 'She' berdasarkan penilai independen sebesar Rp7,16 miliar, sementara nilai kompensasi yang dibayarkan perseroan kepada PT Unilever Body Care Tbk senilai Rp7,25 miliar.
Unilever Indonesia pada semester I tahun ini berhasil membukukan kenaikan pendapatan 16,87 persen menjadi Rp13,39 triliun dibanding semester I/2011 senilai Rp11,46 triliun. Sementara laba tahun berjalan naik 12,60 persen menjadi Rp2,32 triliun dari periode yang sama 2011 sebesar Rp2,06 triliun.
Adapun, kontribusi penjualan terbesar berasal dari segmen home and personal care yang mencapai 73,4 persen. Itu tidak terlepas dari pertumbuhan penjualan hingga dua digit pada semua produk perseroan pada segmen ini, sedangkan sisanya disumbang segmen food and ice cream.
(rna)
Lihat Juga :