Kementan genjot produksi kakao

Sabtu, 13 Oktober 2012 - 12:32 WIB
Kementan genjot produksi...
Kementan genjot produksi kakao
A A A
Sindonews.com - Sebagai negara produsen kakao terbesar ketiga di dunia, Indonesia memiliki peluang besar dalam mengisi kebutuhan pasar dunia disamping pasar dalam negeri sendiri untuk sekitar 230 juta penduduk Indonesia.

Namun, peluang tersebut masih terkendala rendahnya mutu dan produktivitas tanaman kakao Indonesia akibat umur tanaman yang terlalu tua, serangan hama penyakit serta minimnya fermentasi kakao. Untuk mengatasi berbagai hambatan itu, Kementerian Pertanian menyatakan telah melakukan upaya perbaikan budidaya kakao melalui program "GERNAS KAKAO".

"Kita lakukan program peningkatan produksi, gerakan ini ditargetkan akan menghasilkan 1 juta ton kakao per hektar," tutur Menteri Pertanian Suswono dalam acara "Pencanangan Hari Kakao Indonesia" di Hotel Borobudur, kemarin malam (12/10/2012).

Gernas Kakao yang sudah berjalan sejak tahun 2009 telah melakukan peningkatan produksi di 25 provinsi dan 98 kabupaten hingga tahun 2011. Dalam program ini dilakukan perbaikan tanaman seluas 450 hektare (ha), pemberdayaan terhadap 450 ribu petani, pengendalian hama dan penyakit serta perbaikan mutu kakao sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI).

Suswono mengklaim program Gernas ini telah berhasil memproduksi sebanyak 207 ribu ton kakao dari total produksi nasional kakao secara keseluruhan yang berjumlah 712 ribu ton atau hampir 30 persen dari seluruh produksi kakao Indonesia.

Pihaknya pun optimis program Gernas Kakao akan mengantar Indonesia menjadi produsen kakao nomor satu dunia. "Potensi itu memungkinkan karena harga kakao yang cukup menarik, didukung bibit unggul, dan peneliti juga baik," ungkapnya.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Jokowi Minta Para Menteri...
Jokowi Minta Para Menteri Tiru Kementerian PUPR, Belanja Anggaran di Awal Tahun
Demi Pemulihan Ekonomi,...
Demi Pemulihan Ekonomi, KKP Realokasi Anggaran Rp483 Miliar
Komisi IV DPR Dukung...
Komisi IV DPR Dukung Penambahan Pagu Anggaran KKP Rp3,45 Triliun
Tahap II, Kemenag Salurkan...
Tahap II, Kemenag Salurkan 4,6 Juta Bantuan Paket Data untuk Siswa Madrasah
Rincian Pemangkasan...
Rincian Pemangkasan Anggaran Kementerian/Lembaga
Bappenas Pangkas 344...
Bappenas Pangkas 344 Pos Anggaran Kementerian dan Lembaga
Berita Terkini
Genera-Z Berbakti BCA...
Genera-Z Berbakti BCA Siapkan Mahasiswa Implementasikan Solusi bagi Desa Wisata
8 jam yang lalu
Kapal Tanker Kembali...
Kapal Tanker Kembali Diserang di Selat Hormuz, Harga Minyak Langsung Terbang
9 jam yang lalu
Pertamina Evaluasi Insiden...
Pertamina Evaluasi Insiden Mobil Tangki di Cianjur, Pasokan BBM Dipastikan Aman
9 jam yang lalu
Bertemu PM Modi, Prabowo...
Bertemu PM Modi, Prabowo Minta QRIS Segera Bisa Dipakai di India
9 jam yang lalu
Setelah 24 Tahun Vakum,...
Setelah 24 Tahun Vakum, Sumur LLA-5 PHE ONWJ Hasilkan Minyak 780 Barel per Hari
10 jam yang lalu
Pulihkan Harapan, Brantas...
Pulihkan Harapan, Brantas Abipraya Bersama PU Hadir dalam Penanganan Pascabencana di Sumatera
10 jam yang lalu
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved