Bank Dunia: Pentingnya China bagi Indonesia
Senin, 15 Oktober 2012 - 11:41 WIB
Bank Dunia: Pentingnya China bagi Indonesia
A
A
A
Sindonews.com - Bank Dunia menyebutkan pentingnya China dalam pertumbuhan ekonomi di dunia dan khususnya Indonesia. Turun ataupun naik, China bisa berdampak langsung maupun tidak langsung.
Ekonom Utama dan Penasehat Ekonomi Bank Dunia, Ndiame Diop menyebutkan Indonesia akan terkena dampak tidak langsung dari China. Karena ini terkait dengan jalur perdagangan China, Korea dan Jepang.
"China memiliki hubungan tidak langsung dengan Indonesia dan ini berasal dari perdagangan China, Korea dan Jepang," paparnya pada seminar 'Indonesia Economic Quarterly' di Energy Tower, SCBD, Jakarta, Senin (15/10/2012).
Dia menjelaskan, China menyerap 20 persen ekspor Jepang, dan 24 persen di Korea. Kemudian Korea merupakan ekspor terpenting di Indonesia, dan sumber investasi langsung (Foreign Direct Investment/FDI) terkuat di Indonesia.
"Dan apa yang terjadi di China sangat penting bagi Indonesia. China merupakan faktor-faktor penentu karena punya pasar yang kuat di Indonesia. Ini resiko-resiko inti dan kepastian yang harus dihadapi pada 2013," ucapnya.
Sentuhan dengan China, menurutnya akan terkait dengan resiko terhadap proyeksi dasar (baseline). Tidak hanya China, Indonesia juga harus tetap mewaspadai permasalahan awal, seperti ketidakpastian zona euro dan kontraksi fiskal di Amerika Serikat.
Ekonom Utama dan Penasehat Ekonomi Bank Dunia, Ndiame Diop menyebutkan Indonesia akan terkena dampak tidak langsung dari China. Karena ini terkait dengan jalur perdagangan China, Korea dan Jepang.
"China memiliki hubungan tidak langsung dengan Indonesia dan ini berasal dari perdagangan China, Korea dan Jepang," paparnya pada seminar 'Indonesia Economic Quarterly' di Energy Tower, SCBD, Jakarta, Senin (15/10/2012).
Dia menjelaskan, China menyerap 20 persen ekspor Jepang, dan 24 persen di Korea. Kemudian Korea merupakan ekspor terpenting di Indonesia, dan sumber investasi langsung (Foreign Direct Investment/FDI) terkuat di Indonesia.
"Dan apa yang terjadi di China sangat penting bagi Indonesia. China merupakan faktor-faktor penentu karena punya pasar yang kuat di Indonesia. Ini resiko-resiko inti dan kepastian yang harus dihadapi pada 2013," ucapnya.
Sentuhan dengan China, menurutnya akan terkait dengan resiko terhadap proyeksi dasar (baseline). Tidak hanya China, Indonesia juga harus tetap mewaspadai permasalahan awal, seperti ketidakpastian zona euro dan kontraksi fiskal di Amerika Serikat.
(gpr)
Lihat Juga :