BNI kelola uang SPP 356 kampus
Senin, 15 Oktober 2012 - 13:37 WIB
BNI kelola uang SPP 356 kampus
A
A
A
Sindonews.com – Uang Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) yang dibayarkan para mahasiswa, banyak dilirik kalangan perbankan. Mereka terus bersaing untuk menjadi mitra dari kampus untuk bisa mengelola uang SPP.
Bank BNI wilayah Semarang, berhasil mengumpulkan dana ini hingga Rp570 miliar. Kepala Kanwil Bank BNI Semarang, Bambang Kuncoro mengatakan, Bank BNI berhasil mempelopori pengelolaan uang SPP dari mahasiswa. Sejak puluhan tahun lalu, kerja sama dengan kampus telah dirintis.
Hasilnya, saat BNI secara nasional telah menangani pengelolaan keuangan dan pembayaran dari 356 kampus. Khusus di DIY ada 79 kampus dan sekitar 20 kampus di Jawa Tengah.
“Sekarang banyak perbankan lain yang ikut tertarik mengelola karena nilainya cukup besar,” jelas Bambang di sela penandatanganan kerja sama antara Bank BNI dengan Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) di auditorium kampus UPY Senin (15/10/12).
Dari kampus ini, setidaknya mampu mengumpulkan dana hingga Rp570 milliar. Nilai ini cukup besar dan bisa mendongkrak kinerja perbankan, khususnya dalam kemampuan mendapat dana pihak ketiga (DPK).
BNI wilayah Semarang yang membawahi DIY dan Jateng, juga terus melakukan pendekatan dengan kampus lain. Bahkan, di Semarang sudah ada kerja sama dengan Sekolah Menengah Atas (SMA).
Salah satu program kerja sama yang ditawarkan adalah dalam penerbitan kartu tanda mahasiswa (KTM), yang bisa difungsikan sebagai ATM, termasuk di Universitas Gajah Mada (UGM) yang sudah dilengkapi kartu chip.
“Hampir semua kampus besar dan kampus yang tertarik kita ajak kerja sama,” jelasnya.
Bank BNI wilayah Semarang, berhasil mengumpulkan dana ini hingga Rp570 miliar. Kepala Kanwil Bank BNI Semarang, Bambang Kuncoro mengatakan, Bank BNI berhasil mempelopori pengelolaan uang SPP dari mahasiswa. Sejak puluhan tahun lalu, kerja sama dengan kampus telah dirintis.
Hasilnya, saat BNI secara nasional telah menangani pengelolaan keuangan dan pembayaran dari 356 kampus. Khusus di DIY ada 79 kampus dan sekitar 20 kampus di Jawa Tengah.
“Sekarang banyak perbankan lain yang ikut tertarik mengelola karena nilainya cukup besar,” jelas Bambang di sela penandatanganan kerja sama antara Bank BNI dengan Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) di auditorium kampus UPY Senin (15/10/12).
Dari kampus ini, setidaknya mampu mengumpulkan dana hingga Rp570 milliar. Nilai ini cukup besar dan bisa mendongkrak kinerja perbankan, khususnya dalam kemampuan mendapat dana pihak ketiga (DPK).
BNI wilayah Semarang yang membawahi DIY dan Jateng, juga terus melakukan pendekatan dengan kampus lain. Bahkan, di Semarang sudah ada kerja sama dengan Sekolah Menengah Atas (SMA).
Salah satu program kerja sama yang ditawarkan adalah dalam penerbitan kartu tanda mahasiswa (KTM), yang bisa difungsikan sebagai ATM, termasuk di Universitas Gajah Mada (UGM) yang sudah dilengkapi kartu chip.
“Hampir semua kampus besar dan kampus yang tertarik kita ajak kerja sama,” jelasnya.
(rna)
Lihat Juga :