Lahir di Yogyakarta, BNI diresmikan Hatta
Senin, 15 Oktober 2012 - 14:00 WIB
Lahir di Yogyakarta, BNI diresmikan Hatta
A
A
A
Sindonews.com - Bank Negara Indonesia (BNI) yang dulu dikenal dengan BNI 46, ternyata lahir di Yogyakarta. Bank milik pemerintah ini lahir pada era kemerdekaan tepatnya pada 5 Juli 1946.
"BNI ini lahir di Yogyakarta, dulu di gedung yang sekarang dipakai oleh Bank Indonesia,” jelas Kepala Bank BNI wilayah Semarang Bambang Kuncoro di sela penandatangan kerjasama antara BNI dengan Universitas PGRI Yogyakarta (UPY), di auditorium UPY, Senin (15/10/12).
Bank BNI merupakan bank yang cukup tua dan hanya terpaut satu tahun dengan kemerdekaan bangsa ini. Kelahiran bank ini dibidani oleh Margono Djojohadikusumo pada 5 Juli 1946. Namun oleh pemerintah baru diresmikan setahun setelah proklamasi tepatnya 17 Agustus 1946. “Dulu yang meresmikan bapak wakil Presiden Mohammad Hatta,” tuturnya.
BNI sendiri sudah banyak memberikan warna dalam perjuangan kemerdekaan. Sejarah historis yang panjang, menjadikan bank ini terus berkembang bersama masyarakat. Bahkan saat ini sudah ada 356 kampus yang melakukan kerjasama dalam pengelolaan uang sumbangan pembinaan pendidikan (SPP).
"BNI ini lahir di Yogyakarta, dulu di gedung yang sekarang dipakai oleh Bank Indonesia,” jelas Kepala Bank BNI wilayah Semarang Bambang Kuncoro di sela penandatangan kerjasama antara BNI dengan Universitas PGRI Yogyakarta (UPY), di auditorium UPY, Senin (15/10/12).
Bank BNI merupakan bank yang cukup tua dan hanya terpaut satu tahun dengan kemerdekaan bangsa ini. Kelahiran bank ini dibidani oleh Margono Djojohadikusumo pada 5 Juli 1946. Namun oleh pemerintah baru diresmikan setahun setelah proklamasi tepatnya 17 Agustus 1946. “Dulu yang meresmikan bapak wakil Presiden Mohammad Hatta,” tuturnya.
BNI sendiri sudah banyak memberikan warna dalam perjuangan kemerdekaan. Sejarah historis yang panjang, menjadikan bank ini terus berkembang bersama masyarakat. Bahkan saat ini sudah ada 356 kampus yang melakukan kerjasama dalam pengelolaan uang sumbangan pembinaan pendidikan (SPP).
(gpr)
Lihat Juga :