APRDI targetkan dana kelolaan tumbuh 10%

Senin, 15 Oktober 2012 - 17:14 WIB
APRDI targetkan dana...
APRDI targetkan dana kelolaan tumbuh 10%
A A A
Sindonews.com - Asosiasi Pengelola Reksa Dana Indonesia (APRDI) menargetkan dana kelolaan akan tumbuh 10 persen dalam lima tahun ke depan. Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua Umum Pekan Reksa Dana Denny Thaher.

"Target kami dana kelolaan mencapai 10 persen PDB (produk domestik bruto). Dengan asumsi pertumbuhan ekonomi enam persen setahun sementara PDB sekarang Rp7 ribuan triliun," katanya di Jakarta, Senin (15/10/2012).

Seperti diketahui, pertumbuhan dana kelolaan reksa dana selama ini kurang didukung pemasaran yang baik. Untuk itu, APRDI akan mengupayakan pemasaran dari berbagai lini, sehingga diharapkan dana kelolaan instrumen pasar modal ini meningkat pesat.

"Perlu diversifikasi penjualan. Tidak hanya melalui bank tapi juga lewat lini lain, karena selama ini penjualan reksa dana dilakukan melalui perbankan dan agen penjual reksa dana (APRDI)," jelasnya.

Namun, menurut Denny penjualan di perbankan kurang maksimal karena di perbankan tidak hanya produk reksa dana yang dijual tetapi produk lain perbankan seperti kartu kredit, asuransi dan lain-lain.

"Untuk meningkatkan penjualan ini, APRDI berencana meluaskan pemasaran, antara lain melalui perluasan sistem e-channel link dan membentuk agen penjual reksa dana secara individual," jelasnya.

E-channel link merupakan sistem penjualan reksa dana melalui online di mana calon investor bisa mendaftar, membeli reksa dana dan melakukan penarikan dana melalui sistem online.

"Saya yakin pertumbuhan dana kelolaan reksa dana akan meningkat hingga Rp1.000 triliun dalam jangka waktu lima tahun ke depan. Atau 10 persen dari perkiraan PDB di 2017 sebesar Rp10 ribu triliun," kata Denny.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Mantan Bos Bursa Minta...
Mantan Bos Bursa Minta OJK Usut Tuntas Kasus Nasabah Minna Padi
Wujudkan Masyarakat...
Wujudkan Masyarakat Indonesia Merdeka Finansial, STAR Asset Management dan DANA Hadirkan Investasi Reksa Dana
Kolaborasi Perkuat Akses...
Kolaborasi Perkuat Akses Reksa Dana Global Syariah Berbasis USD
Distribusikan Reksadana...
Distribusikan Reksadana Pilihan, Principal Indonesia Gandeng Standard Chartered Indonesia
Kurang dari Tiga Tahun,...
Kurang dari Tiga Tahun, Jumlah Investor Reksa Dana Meningkat 39%
Kesalahan Investor Pemula...
Kesalahan Investor Pemula Saat Berinvestasi Reksa Dana
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
8 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
8 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
8 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
9 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
9 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
10 jam yang lalu
Infografis
Daftar 10 Pemain Tersubur...
Daftar 10 Pemain Tersubur dalam Sejarah Piala Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved