Lagi, Toyota tutup pabrik di China

Rabu, 17 Oktober 2012 - 12:29 WIB
Lagi, Toyota tutup pabrik...
Lagi, Toyota tutup pabrik di China
A A A
Sindonews.com - Demo anti-Jepang belum juga memberikan titik terang bagi pabrikan mobil asal Jepang. Penjualannya terus menurun akibat warga China yang memboikot merek-merek Jepang.

Dampaknya, beberapa pabrikan terpaksa harus mengurangi bahkan menghentikan produksinya untuk sementara. Seperti pabrikan terbesar di Jepang, Toyota yang sempat mengumumkan menutup pabriknya untuk sementara.

Kali ini, Toyota kembali mengumumkan akan menutup dua dari tiga pabriknya yang berada di Tianjin, China. Penutupan dilakukan selama dua pekan, terhitung mulai 22 Oktober mendatang. Demikian dilansir Inautonews, Rabu (17/10/2012).

Kedua pabrik yang ditutup itu memproduksi Toyota Reiz dan Crown sedan dan pabrik yang satunya lagi memproduksi Vios.

Akibat demo anti-Jepang ini, penjualan Toyota di September lalu menurun 48,9 persen dibandingkan periode yang sama di tahun lalu. Penurunan itu juga dirasakan oleh Honda sebesar 40,5 persen dan beberapa pabrikan mobil asal Jepang lainnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Suzuki Disebut Akan...
Suzuki Disebut Akan Menjual Toyota RAV4 Hybrid di Eropa
Toyota Raize hanya Dapat...
Toyota Raize hanya Dapat 1 Bintang dari NCAP saat Uji Benturan
Resmi Meluncur, Inilah...
Resmi Meluncur, Inilah Detail Fitur Toyota Hilux Facelift 2020
Toyota Granvia MPV Baru...
Toyota Granvia MPV Baru Pengisi Celah HiAce dan Alphard
Toyota Kerja Sama dengan...
Toyota Kerja Sama dengan Yanmar Bikin Desain Perahu Ramah Lingkungan
Toyota C-HR High Hero...
Toyota C-HR High Hero Diperkenalkan hanya untuk Pasar Eropa
Berita Terkini
Pupuk Kaltim Dukung...
Pupuk Kaltim Dukung Pengembangan SDM melalui Olahraga
26 menit yang lalu
Pimpin BGN, Sudaryono...
Pimpin BGN, Sudaryono Lepas Jabatan Wakil Menteri Pertanian
33 menit yang lalu
Gejolak Global Meningkat,...
Gejolak Global Meningkat, Gubernur BI Prediksi Ekonomi Indonesia 2026 Tumbuh 4,9-5,7%
56 menit yang lalu
Prudential Indonesia...
Prudential Indonesia Catat 10 Tahun Beruntun dengan Jumlah MDRT Terbanyak di RI
1 jam yang lalu
Tok! BI Tahan Suku Bunga...
Tok! BI Tahan Suku Bunga Acuan Juli 2026 di level 5,75 Persen
1 jam yang lalu
Contek Dubai, Airlangga...
Contek Dubai, Airlangga Sebut Pusat Financial Berada di Zona Ekonomi Khusus
2 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved