1.200 warga OI bakal terima listrik gratis
Minggu, 21 Oktober 2012 - 18:00 WIB
1.200 warga OI bakal terima listrik gratis
A
A
A
Sindonews.com - Untuk memenuhi kebutuhan listrik bagi masyarakat yang tergolong tidak mampu, Kementrian Perumahan Rakyat (Kemenpera) Indonesia dalam waktu dekat ini akan segera membantu pemasangan listrik gratis terhadap 1.200 warga Kabupaten Ogan Ilir (OI). Saat ini, Dinas Pertambangan Energi dan Lingkungan Hidup tengah melakukan pendataan terhadap warga miskin tersebut.
“Memang pada pertengahan September 2012 lalu kami baru melakukan pendataan langsung ke lapangan untuk melihat dari dekat keberadaan masyarakat yang layak menerima bantuan listrik gratis itu,” kata Kepala Bidang (Kabid) Sumber Daya Energi dan Listrik, Trisna, Minggu (21/10/2012).
Menurut dia, perlunya petugas untuk terjun ke lapangan langsung dengan harapan program ini benar-benar tepat sasaran. Warga yang tergolong miskin diupayakan dapat masuk dalam program ini, tentunya dibuktikan dengan surat keterangan miskin dari pemerintah setempat.
Disamping itu pula, masih kata dia, setiap desa yang warganya berhak untuk menerima pemasangan listrik gratis ini harus sudah mempunyai jaringan listrik sehingga lebih memudahkan dalam pemasangan instalasi.
“Ya, setelah melakulan pendataan di beberapa kecamatan dalam kabupaten OI, nanti hasilnya akan diserahkan kepada PLN wilayah IV bagian listrik pedesaan untuk dilakukan penelitian. Untuk selanjutnya pihak Dinas Pertambangan tinggal menunggu realisasinya saja,” ujarnya.
Disinggung bantuan listrik gratis tersebut berbentuk apa saja, lanjut dia, nantinya bagi masyarakat yang kurang mampu tersebut akan menerima bantuan listrik gratis dari pemerintah, termasuk pemasangan instalasi listrik, pulsa pra bayar (token) sebesar Rp20.000 dan dalam satu paket mendapat tiga titik lampu.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertambangan Energi dan Lingkungan Hidup Kabupaten OI HM Thaher menambahkan upaya pemasangan fasilitas listrik secara cuma-cuma kepada warga yang termasuk dalam kategori miskin itu sebagai wujud kepedulian pemerintah terhadap rakyatnya.
“Untuk mekanismenya aparat desa mengusulkan nama warga calon penerima. Setelah itu akan disurvei langsung oleh PLN. Nanti PLN lah yang memprosesnya,”terangnya.
Dia menjelaskan adapun kriteria yang perlu dipenuhi calon pelanggan gratis mendapatkan pemasangan listrik gratis diantaranya, bukan rumah tembok dan juga bukan lapak-lapak jualan, tetapi rumah yang memang sangat sederhana dengan penghasilan pemiliknya yang terbilang rendah.
“Program pemasangan listrik gratis ini diharapkan dapat segera terealisasi sehingga keinginan warga yang belum dialiri listrik dapat segera terwujud. Kalau tidak salah dayaterpasang sekitar 450watt,” jelasnya.
“Memang pada pertengahan September 2012 lalu kami baru melakukan pendataan langsung ke lapangan untuk melihat dari dekat keberadaan masyarakat yang layak menerima bantuan listrik gratis itu,” kata Kepala Bidang (Kabid) Sumber Daya Energi dan Listrik, Trisna, Minggu (21/10/2012).
Menurut dia, perlunya petugas untuk terjun ke lapangan langsung dengan harapan program ini benar-benar tepat sasaran. Warga yang tergolong miskin diupayakan dapat masuk dalam program ini, tentunya dibuktikan dengan surat keterangan miskin dari pemerintah setempat.
Disamping itu pula, masih kata dia, setiap desa yang warganya berhak untuk menerima pemasangan listrik gratis ini harus sudah mempunyai jaringan listrik sehingga lebih memudahkan dalam pemasangan instalasi.
“Ya, setelah melakulan pendataan di beberapa kecamatan dalam kabupaten OI, nanti hasilnya akan diserahkan kepada PLN wilayah IV bagian listrik pedesaan untuk dilakukan penelitian. Untuk selanjutnya pihak Dinas Pertambangan tinggal menunggu realisasinya saja,” ujarnya.
Disinggung bantuan listrik gratis tersebut berbentuk apa saja, lanjut dia, nantinya bagi masyarakat yang kurang mampu tersebut akan menerima bantuan listrik gratis dari pemerintah, termasuk pemasangan instalasi listrik, pulsa pra bayar (token) sebesar Rp20.000 dan dalam satu paket mendapat tiga titik lampu.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertambangan Energi dan Lingkungan Hidup Kabupaten OI HM Thaher menambahkan upaya pemasangan fasilitas listrik secara cuma-cuma kepada warga yang termasuk dalam kategori miskin itu sebagai wujud kepedulian pemerintah terhadap rakyatnya.
“Untuk mekanismenya aparat desa mengusulkan nama warga calon penerima. Setelah itu akan disurvei langsung oleh PLN. Nanti PLN lah yang memprosesnya,”terangnya.
Dia menjelaskan adapun kriteria yang perlu dipenuhi calon pelanggan gratis mendapatkan pemasangan listrik gratis diantaranya, bukan rumah tembok dan juga bukan lapak-lapak jualan, tetapi rumah yang memang sangat sederhana dengan penghasilan pemiliknya yang terbilang rendah.
“Program pemasangan listrik gratis ini diharapkan dapat segera terealisasi sehingga keinginan warga yang belum dialiri listrik dapat segera terwujud. Kalau tidak salah dayaterpasang sekitar 450watt,” jelasnya.
(gpr)
Lihat Juga :