32 meteran pelanggan PLN Tebing Tinggi diputus

Minggu, 21 Oktober 2012 - 18:33 WIB
32 meteran pelanggan...
32 meteran pelanggan PLN Tebing Tinggi diputus
A A A
Sindonews.com - Selama periode Juli-Oktober tahun 2012 sedikitnya pihak PT PLN ranting Tebing Tinggi memutus arus listrik atau dicabut meterannya terhadap 32 pelanggan.

Tindakan tersebut dilakukan oleh pihak PLN karena pelanggan tersebut tergolong pelanggan nakal yang melakukan pelanggaran berat. Sehingga sanksi tegas diambil oleh pihak penyedia setrum Negara tersebut adalah pemutusan hubungan arus listrik di rumah pelanggan tersebut.

Manajer PT PLN Ranting Tebing Tinggi Suprayitno melalui bagian administrasi pelanggan Randi Kusriansyah mengatakan, dari pemeriksaan yang dilakukan pihaknya diketahui pelanggaran yang dilakukan oleh pelanggan yang nakal tersebut di antaranya pembesaran daya dan melobangi ampere meter. Sehingga total kerugian Kwh yang dialami oleh pihak PLN mencapai 96.672 Kwh atau sekitar Rp47 juta lebih.

“Sesuai dengan aturan sanksi yang dijatuhkan adalah pemutusan sambungan ke rumah pelanggan tersebut,” ujarnya.

Tindakan tegas tersebut menurutnya harus diambil dan dilakukan sebagai upaya dari pihak PLN dalam melakukan penertiban dan mengantisipasi jangan sampai banyak pelanggaran yang dilakukan oleh pelanggan termasuk menumpuk tagihan.

Kedepan pihaknya berharap tidak ada lagi pelanggan yang melakukan hal tersebut, seperti pelanggaran dengan cara melalukan pencurian arus listrik. Selain merugikan, dampak negative yang bisa timbul akibat pencurian arus listrik diantaranya bahaya kebakaran akibat korsleting yang disebabkan oleh kelebihan arus.

“Harapan kita kedepan itu, sehingga sanksi tegas harus kita terapkan,” tambahnya.

Salah seorang warga Tebing Tinggi, Ilham mengatakan setuju dengan tindakan tegas yang dilakukan oleh pihak PLN. Karena menurutnya, seringkali masalah pelayanan PLN menjadi keluhan masyarakat. Dengan adanya pencurian arus yang dilakukan oleh oknum pelanggan yang nakal, maka akan berdampak kepada kekurangan daya ke pelanggan yang lain. Belum lagi menurutnya ancaman kebakarakan akibat masalah listrik.

“Kami sangat setuju, tapi yang masih menjadi pertanyaan dan keluhan kami, kapan listrik di Tebing ini normal. Jangan mati lampu terus,” tukasnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pemerintah Perpanjang...
Pemerintah Perpanjang Pemberian Diskon Tagihan Listrik
Pemerintah Tahan Kenaikan...
Pemerintah Tahan Kenaikan Tarif Listrik untuk Menjaga Daya Beli Masyarakat
Kebutuhan Investasi...
Kebutuhan Investasi Ketenagalistrikan Nasional
Subsidi Listrik Diperpanjang...
Subsidi Listrik Diperpanjang Hingga Maret 2021
Schneider Electric Kampanyekan...
Schneider Electric Kampanyekan Rumah Nyaman, Listrik Aman
MCB RXE, Si Kecil yang...
MCB RXE, Si Kecil yang Bikin Rumah Aman dari Kebakaran
Berita Terkini
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
6 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
6 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
6 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
7 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Manfaatkan Tenaga Surya Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
7 jam yang lalu
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan...
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan Prabowo, Ini Alasannya
7 jam yang lalu
Infografis
Kapolri Mutasi 67 Perwira...
Kapolri Mutasi 67 Perwira Tinggi dan Perwira Menengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved