Jokowi : MRT mahal, bisa dinegosiasikan
Minggu, 21 Oktober 2012 - 18:40 WIB
Jokowi : MRT mahal, bisa dinegosiasikan
A
A
A
Sindonews.com - Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, optimis proyek Mass Rapid Transit (MRT) dan monorel berjalan sesuai harapan. Ia pun meminta kepada seluruh elemen yang terlibat terus melakukan negosiasi termasuk masalah anggaran.
Banyak kalangan yang mengatakan proyek itu terlalu mahal untuk Pemerintah Provinsi (Pemrov) DKI Jakarta. Karenanya, pria yang akrab disapa Jokowi itu menyarankan agar negosiasi terus dilakukan.
"Yah pokoknya kita mau teruskan MRT-nya, monorelnya. Masalah anggaran terlalu mahal yah turunin dong, bisa dinegosiasikan. Bisa kok dinegosiasikan kalau soal itu," jelas Jokowi di Jakarta, Minggu (21/10/2012).
Mantan Walikota Solo itu juga mengungkapkan, kalau hingga saat ini belum ada presentasi terhadap proyek tersebut, tapi Jokowi tetap optimis.
"Saya belum dipresentasikan apa-apa soal itu. Yah kalau saya optimis, sekali lagi kalau masalah kemahalan turunin dong, ini masalah negosiasi, kalau mahal harus diturunkan dan disesuaikan," tukasnya.
Banyak kalangan yang mengatakan proyek itu terlalu mahal untuk Pemerintah Provinsi (Pemrov) DKI Jakarta. Karenanya, pria yang akrab disapa Jokowi itu menyarankan agar negosiasi terus dilakukan.
"Yah pokoknya kita mau teruskan MRT-nya, monorelnya. Masalah anggaran terlalu mahal yah turunin dong, bisa dinegosiasikan. Bisa kok dinegosiasikan kalau soal itu," jelas Jokowi di Jakarta, Minggu (21/10/2012).
Mantan Walikota Solo itu juga mengungkapkan, kalau hingga saat ini belum ada presentasi terhadap proyek tersebut, tapi Jokowi tetap optimis.
"Saya belum dipresentasikan apa-apa soal itu. Yah kalau saya optimis, sekali lagi kalau masalah kemahalan turunin dong, ini masalah negosiasi, kalau mahal harus diturunkan dan disesuaikan," tukasnya.
(gpr)
Lihat Juga :