Exalt Resources tunjuk Bill Moss sebagai Chairman
Senin, 22 Oktober 2012 - 14:42 WIB
Exalt Resources tunjuk Bill Moss sebagai Chairman
A
A
A
Sindonews.com - Exalt Resources Ltd (ASX: ERD) (“Exalt”) hari ini mengumumkan penunjukan Bill Moss AM sebagai Chairman Non-Eksekutif, dan berniat untuk melakukan investasi di Exalt dengan ketentuan yang sama dengan peningkatan modal saat ini.
Dalam rilis yang diterima Sindonews, Senin (22/10/2012), diinformasikan Bill Moss berkarir di bidang keuangan dan perbankan selama 35 tahun, dan 22 tahun dihabiskan di bank investasi terkemuka Australia, Macquarie Group.
Selama kurun waktu tersebut, ia mendirikan, mengembangkan dan memimpin Grup Perbankan dan Properti sampai berhasil mengelola sebesar USD23 miliar dari aset real estat di seluruh dunia.
"Meskipun proses memperoleh dan mengembangkan aset batubara Indonesia memiliki risiko, tetapi juga berpotensi untuk memberikan pendapatan yang tinggi kepada para pemegang saham," ujar Bill Moss AM dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin (22/10/2012).
Bill Moss AM adalah anggota dari ASIC External Advisory Panel, pemimpin perusahaan Moss Capital dan FSHD Global Research Foundation. Bill berpengalaman dalam pengelolaan dana, perbankan dan properti, data entitas dan pasar berkembang.
Selama karirnya, Bill Moss AM berperan dalam memimpin banyak bisnis, ia berhasil mengelola bisnisnya sampai ke pangsa pasar baru seperti Eropa, Amerika Serikat dan Asia, serta membangun hubungan dan jaringan yang kuat dengan pemerintah dan para pemimpin bisnis.
Dalam rilis yang sama, CEO Exalt dan Managing Director, Barry Tudor mengatakan, memiliki seseorang sekaliber dan dengan pengalaman seperti Bill Moss untuk bergabung dengan Exalt akan memperkuat kepemimpinan dan manajemen perusahaan ini untuk bergerak maju.
"Ini merupakan bukti yang kuat atas perusahaan dan potensi dari perusahaan ini bahwa seorang seperti Bill memiliki keyakinan dan kepercayaan atas Exalt,” yakinnya
Sekadar informasi, Pada tanggal 25 Juli 2012, Exalt mengumumkan penandatanganan Perjanjian Jual Beli untuk mengakuisisi 100 persen saham yang dikeluarkan oleh Odni Holdings (Pte.) Ltd ("Odni") yang merupakan perusahaan investasi batubara yang berasal dari Singapura.
Proyek awal mencakup eksplorasi area yang sangat luas di Sumatera Selatan, tersebar lebih dari 11 konsesi dan luas sekitar 250.000 hektar, dengan potensi sumber daya yang besar. Exalt juga akan memperoleh hak-hak untuk mengakuisisi dua area konsesi di Kalimantan Timur dan satu di Kalimantan Tengah.
Penunjukan Bill sebagai Chairman Non-Eksekutif Independen, dilakukan setelah pengumuman bahwa Romy HR Soekarno dan Edward Lee Kwong Foo akan ditunjuk sebagai Dewan Direksi sebagai Independen Direktur Non-Eksekutif setelah akuisisi perusahaan atas perusahaan batubara Indonesia dan terkait peningkatan modal.
Sementara, Chairman Exalt yang saat ini sedang menjabat, Emmanuel Correia, akan tetap menduduki posisi Direktur Non-Eksekutif. Sedangkan Romy HR Soekarno pada saat ini menjabat sebagai Presiden Direktur 1945 Nuswantara Investama.
Dalam rilis yang diterima Sindonews, Senin (22/10/2012), diinformasikan Bill Moss berkarir di bidang keuangan dan perbankan selama 35 tahun, dan 22 tahun dihabiskan di bank investasi terkemuka Australia, Macquarie Group.
Selama kurun waktu tersebut, ia mendirikan, mengembangkan dan memimpin Grup Perbankan dan Properti sampai berhasil mengelola sebesar USD23 miliar dari aset real estat di seluruh dunia.
"Meskipun proses memperoleh dan mengembangkan aset batubara Indonesia memiliki risiko, tetapi juga berpotensi untuk memberikan pendapatan yang tinggi kepada para pemegang saham," ujar Bill Moss AM dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin (22/10/2012).
Bill Moss AM adalah anggota dari ASIC External Advisory Panel, pemimpin perusahaan Moss Capital dan FSHD Global Research Foundation. Bill berpengalaman dalam pengelolaan dana, perbankan dan properti, data entitas dan pasar berkembang.
Selama karirnya, Bill Moss AM berperan dalam memimpin banyak bisnis, ia berhasil mengelola bisnisnya sampai ke pangsa pasar baru seperti Eropa, Amerika Serikat dan Asia, serta membangun hubungan dan jaringan yang kuat dengan pemerintah dan para pemimpin bisnis.
Dalam rilis yang sama, CEO Exalt dan Managing Director, Barry Tudor mengatakan, memiliki seseorang sekaliber dan dengan pengalaman seperti Bill Moss untuk bergabung dengan Exalt akan memperkuat kepemimpinan dan manajemen perusahaan ini untuk bergerak maju.
"Ini merupakan bukti yang kuat atas perusahaan dan potensi dari perusahaan ini bahwa seorang seperti Bill memiliki keyakinan dan kepercayaan atas Exalt,” yakinnya
Sekadar informasi, Pada tanggal 25 Juli 2012, Exalt mengumumkan penandatanganan Perjanjian Jual Beli untuk mengakuisisi 100 persen saham yang dikeluarkan oleh Odni Holdings (Pte.) Ltd ("Odni") yang merupakan perusahaan investasi batubara yang berasal dari Singapura.
Proyek awal mencakup eksplorasi area yang sangat luas di Sumatera Selatan, tersebar lebih dari 11 konsesi dan luas sekitar 250.000 hektar, dengan potensi sumber daya yang besar. Exalt juga akan memperoleh hak-hak untuk mengakuisisi dua area konsesi di Kalimantan Timur dan satu di Kalimantan Tengah.
Penunjukan Bill sebagai Chairman Non-Eksekutif Independen, dilakukan setelah pengumuman bahwa Romy HR Soekarno dan Edward Lee Kwong Foo akan ditunjuk sebagai Dewan Direksi sebagai Independen Direktur Non-Eksekutif setelah akuisisi perusahaan atas perusahaan batubara Indonesia dan terkait peningkatan modal.
Sementara, Chairman Exalt yang saat ini sedang menjabat, Emmanuel Correia, akan tetap menduduki posisi Direktur Non-Eksekutif. Sedangkan Romy HR Soekarno pada saat ini menjabat sebagai Presiden Direktur 1945 Nuswantara Investama.
(gpr)
Lihat Juga :