Biaya MRT, Jokowi bandingkan dengan Singapura & Malaysia
Senin, 22 Oktober 2012 - 19:56 WIB
Biaya MRT, Jokowi bandingkan dengan Singapura & Malaysia
A
A
A
Sindonews.com - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) akan membandingkan biaya anggaran Mass Rapid Transit (MRT) setiap kilometernya di dua negara, yakni Singapura dan Malaysia.
Menurutnya, dengan begitu Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dapat mengetahui secara detail anggaran sebenarnya yang layak untuk proyek tersebut.
"Itu yang saya kejar (biaya per kilometer), saya minta yang detail dan pembanding dari yang lain seperti Singapura dan Malaysia," jelas Jokowi, di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (22/10/2012).
Karenanya, dengan menunggu nilai perbandingan tersebut, Jokowi enggan terburu-buru dalam pembangunan angkutan massal tersebut. Dia pun, akan melihat jelas nilai kontran yang ditawarkan kepada Pemprov.
"Ini bukan masalah kita terusin atau tidak diterusin, saya harus ngerti kontraknya seperti apa, dari kajian itu baru saya memfokuskan," ungkapnya.
Lebih lanjut dia mengatakan, hingga saat ini belum ada pemenang tender pembangunan MRT di Ibu Kota, karena hingga saat ini masih proses presentasi.
"Enggak tahu (pembangun proyek MRT), tadi saya baru diceritain sampai sedetail itu, besok dipanggil lagi," tukasnya.
Menurutnya, dengan begitu Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dapat mengetahui secara detail anggaran sebenarnya yang layak untuk proyek tersebut.
"Itu yang saya kejar (biaya per kilometer), saya minta yang detail dan pembanding dari yang lain seperti Singapura dan Malaysia," jelas Jokowi, di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (22/10/2012).
Karenanya, dengan menunggu nilai perbandingan tersebut, Jokowi enggan terburu-buru dalam pembangunan angkutan massal tersebut. Dia pun, akan melihat jelas nilai kontran yang ditawarkan kepada Pemprov.
"Ini bukan masalah kita terusin atau tidak diterusin, saya harus ngerti kontraknya seperti apa, dari kajian itu baru saya memfokuskan," ungkapnya.
Lebih lanjut dia mengatakan, hingga saat ini belum ada pemenang tender pembangunan MRT di Ibu Kota, karena hingga saat ini masih proses presentasi.
"Enggak tahu (pembangun proyek MRT), tadi saya baru diceritain sampai sedetail itu, besok dipanggil lagi," tukasnya.
(gpr)
Lihat Juga :