Penjualan mobil di Depok turun drastis

Selasa, 23 Oktober 2012 - 16:54 WIB
Penjualan mobil di Depok...
Penjualan mobil di Depok turun drastis
A A A
Sindonews.com - Penjualan mobil menurun sejak berlakunya pembayaran uang muka atau down payment (DP) sebesar 30 persen. Seperti yang dikeluhkan Yahya Khanm pemiliki Showroom Room Khan’s Motor, Cinangka, Sawangan, Depok.

Dikatakan dia, pembeli jelas lebih tertarik dengan pembayaran uang muka rendah. Sebelum adanya aturan tersebut, dalam sebulan ia mampu menjual hingga 10 unit mobil. Saat ini, dirinya hanya mampu menjual lima sampai delapan unit.

“Kalau sekarang ini penjualan menurun. Paling bagus penjualan lima sampai delapan unit per bulan, itu pun sudah paling top penjualan,” keluh Yahya, Selasa (23/10/2012).

Dampak penurunan penjualan juga berlaku bagi leasing mobil yang mengalami penurunan target. Jadi, lanjutnya, semua berkaitan dan tidak hanya show room mobil saja yang terkena dampaknya. "Leasing saja mengalami penurunan dan tidak sesuai dengan targetnya,” paparnya.

Dia menambahkan, minat masyarakat Depok pada jenis mobil cukup bervariasi. Hanya saja, imbuhnya, paling banyak konsumen menyukai mobil buatan Jepang. Menurutnya, untuk kelas mobil Jepang daya belinya paling kuat dan pada harga di bawah Rp100 juta-an.

Dikatakannya, terdapat tren mobil yang digandrungi masyarakat seperti mobil club great corolla, twin camp, mercy, jeep mercy, jeep
wrangler, volvo dan lainnya. Meski begitu, mobil jenis city car tetap mendominasi. "Kalau trend pembelian mobil cukup variatif. Cuma memang kebanyakan adalah city car," tukasnya.

Tia Dwitiani, warga kota Kembang, Grand Depok City mengaku, terpaksa menunda rencana membeli mobil. Karena dengan DP tersebut dirinya lebih memilih untuk membeli kebutuhan lain yang lebih mendesak. "Kalau aku ya lebih memilih untuk membayar DP rumah dari pada mobil. Apalagi, kalau berhubungan dengan kredit kan agak ribet," jelasnya.

Kebijakan kenaikan DP sebesar 30 persen bagi pembelian kendaraan bermotor berdasarkan Surat Edaran Bank Indonesia No.14/10/DPNP per 15 Maret 2012. Yaitu tentang Penerapan Manajemen Risiko pada Bank yang Melakukan Pemberian Kredit Pemilikan Rumah dan Kredit Kendaraan Bermotor. Akibat kebijakan tersebut, secara nasional dari bulan Juni memberikan pengaruh pada penjualan mobil.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Heboh! Penjualan Mobil...
Heboh! Penjualan Mobil Nasional April 2026 Tembus 80 Ribu Unit, Rekor Baru Pasca-Lebaran
20 Mobil Terlaris Mei...
20 Mobil Terlaris Mei 2025: Pasar Lesu Darah, Namun Takhta Raja-Raja Lama Tak Tergoyahkan
Penjualan Suzuki Meroket...
Penjualan Suzuki Meroket 22% di Mei 2024, 21% Disumbang Mobil Hybrid
Laris Manis, Penjualan...
Laris Manis, Penjualan Mobil Listrik Indonesia Terus Digenjot
Gaikindo Pusing: Pasar...
Gaikindo Pusing: Pasar Mobil Indonesia Melambat, Penjualan Kuartal Pertama Anjlok
Selain Air ev, Ini 2...
Selain Air ev, Ini 2 Mobil Wuling Ini Berjaya di Forwot Car of The Year 2023
Berita Terkini
Japan-ASEAN Startup...
Japan-ASEAN Startup Business Matching Fair 2026, Danamon Dukung Pertumbuhan Startup RI
19 menit yang lalu
Said Iqbal Berhasil...
Said Iqbal Berhasil Bertemu Purbaya: Sodorkan Draf Reformasi Pajak JHT, Buruh Batal Demo Besok
1 jam yang lalu
Maskapai Wajib Pakai...
Maskapai Wajib Pakai Avtur Campuran Minyak Nabati 1% Mulai 2027, Apa Efeknya ke Harga Tiket?
2 jam yang lalu
Fokus Tumbuh Berkelanjutan,...
Fokus Tumbuh Berkelanjutan, Pegadaian Perkuat Strategi Lewat Sales Town Hall 2026
3 jam yang lalu
Rebut Harta Karun Dinasti...
Rebut Harta Karun Dinasti Assad, Prancis Pulangkan Aset Rp1 Triliun ke Suriah!
3 jam yang lalu
Harga Emas Jatuh Rp14...
Harga Emas Jatuh Rp14 Ribu per Rabu 8 Juli 2026, Buyback Ambrol Rp21.000
4 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved