Pulsa listrik pra bayar di Depok langka
Selasa, 23 Oktober 2012 - 17:36 WIB
Pulsa listrik pra bayar di Depok langka
A
A
A
Sindonews.com - Warga Depok mengeluhkan susahnya mencari pulsa listrik pra bayar atau yang biasa dikenal dengan token di setiap kecamatan. Bahkan hal itu merata terjadi di setiap loket-loket milik PLN maupun konter pulsa pulsa telepon genggam.
Dimulai dari sepanjang wilayah Cipayung, Jalan Raya Citayam, Pancoran Mas, hingga Beji, Depoj. Rata-rata para petugas loket mengungkapkan bahwa sistem pulsa pra bayar sedang eror. Bahkan tak sedikit yang memasang pengumuman bahwa sedang 'offline'.
Hal itu membuat panik warga yang rumahnya sudah nyaris padam listrik karena pulsa mereka hampir habis. Seperti dialami Silvia warga Bojong Pondok terong, Cipayung Depok.
"Saya sudah kunjungi lebih dari 10 toko pulsa listrik, tapi semua lagi eror, sementara listrik di rumah sudah kedap kedip mau habis, akhirnya saya ke PLN Bojonggede untuk melapor, akhirnya dapat yang Rp50 ribu, itupun antre," katanya di lokasi, Selasa (23/10/2012).
Warga lainnya, Dodi mengaku telah berputar-putar hendak membeli listrik pulsa pra bayar, namun karena tak kunjung dapat, ia melaporkannya ke PLN Beji Depok untuk dicatat. Benar saja, sudah puluhan warga yang mengadukan hal yang sama.
"Memang lagi offline seluruh Indonesia, sejak semalam, tapi mungkin bisa dicoba lewat ATM, kami juga belum tahu sampai kapan, nanti beberapa petugas kami ke rumah warga untuk diatur sementara, tetap bisa menyala walaupun tanpa pulsa," kata salah satu petugas di PLN Beji.
Humas PLN Depok Muhammad Imran mengakui adanya gangguan listrik pra bayar tersebut. Namun Imran meyakini gangguan tersebut tidak berlangsung lama. "Kalau gangguan begitu biasanya sistemnya bermasalah, biasanya cepat kok enggak lama," ungkapnya.
Dimulai dari sepanjang wilayah Cipayung, Jalan Raya Citayam, Pancoran Mas, hingga Beji, Depoj. Rata-rata para petugas loket mengungkapkan bahwa sistem pulsa pra bayar sedang eror. Bahkan tak sedikit yang memasang pengumuman bahwa sedang 'offline'.
Hal itu membuat panik warga yang rumahnya sudah nyaris padam listrik karena pulsa mereka hampir habis. Seperti dialami Silvia warga Bojong Pondok terong, Cipayung Depok.
"Saya sudah kunjungi lebih dari 10 toko pulsa listrik, tapi semua lagi eror, sementara listrik di rumah sudah kedap kedip mau habis, akhirnya saya ke PLN Bojonggede untuk melapor, akhirnya dapat yang Rp50 ribu, itupun antre," katanya di lokasi, Selasa (23/10/2012).
Warga lainnya, Dodi mengaku telah berputar-putar hendak membeli listrik pulsa pra bayar, namun karena tak kunjung dapat, ia melaporkannya ke PLN Beji Depok untuk dicatat. Benar saja, sudah puluhan warga yang mengadukan hal yang sama.
"Memang lagi offline seluruh Indonesia, sejak semalam, tapi mungkin bisa dicoba lewat ATM, kami juga belum tahu sampai kapan, nanti beberapa petugas kami ke rumah warga untuk diatur sementara, tetap bisa menyala walaupun tanpa pulsa," kata salah satu petugas di PLN Beji.
Humas PLN Depok Muhammad Imran mengakui adanya gangguan listrik pra bayar tersebut. Namun Imran meyakini gangguan tersebut tidak berlangsung lama. "Kalau gangguan begitu biasanya sistemnya bermasalah, biasanya cepat kok enggak lama," ungkapnya.
(gpr)
Lihat Juga :