Transaksi perdagangan valas dan emas diminati

Rabu, 24 Oktober 2012 - 16:55 WIB
Transaksi perdagangan...
Transaksi perdagangan valas dan emas diminati
A A A
Sindonews.com – Perdagangan valas, emas murni dan deposito berjangka di Kota Yogyakarta kembali menggeliat. Sebelumnya transaksi ini, sempat lesu usai Lebaran lalu.

“Kalau sekarang sudah menggeliat lagi dan cukup bagus,” jelas Kepala Cabang PT Megah Tama Berjangka Roy Peterson di Yogyakarta, Rabu (24/10/2012).

Menurutnya, pertumbuhan investor dalam trading ini setiap harinya mencapai 100 orang. Mereka aktif melakukan transaksi, khususnya produk valas dan emas. Setiap harinya, transaksi perdagangan valas mencapai 2.500 slot, emas hingga 3,1 kg.

“Untuk mengapresiasi investor, kita ada program undian berupa mobil. Terakhir satu mobil Camry, dimenangkan nasabah kita di Samarinda,” tegasnya.

Sementara itu, Corporate Promotion Megah Tama Berjangka Sona Idola Julieta mengatakan, Megah Tama Berjangka akan bergabung (merger) dengan Valbury Asia Futures menyusul adanya aturan dari pemerintah terkait pembatasan.

“Nanti branding kita menggunakan Valbury,” jelasnya. Selama ini Megah Tama Berjangka sudah membuka pojok Bursa Efek Jakarta di beberapa kampus sebagai bagian dari edukasi kepada para mahasiswa, yang tertarik mengembangkan bisnis valas.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
10 Negara Penghasil...
10 Negara Penghasil Emas Terbesar di Dunia, Termasuk Indonesia
Negara-Negara Penghasil...
Negara-Negara Penghasil Harta Karun Emas Terbesar di Dunia
Harga Emas Diramal akan...
Harga Emas Diramal akan Tembus Rp2,1 Juta per Gram
Jeblok Lagi, Harga Emas...
Jeblok Lagi, Harga Emas Antam Turun Rp4.000 per Gram
Awal Pekan Harga Si...
Awal Pekan Harga Si Kuning Mager dari Level Rp929.000 per Gram
Naik Rp3.000, Harga...
Naik Rp3.000, Harga Emas Nangkring di Level Rp932.000 per Gram
Berita Terkini
Pupuk Kaltim Dukung...
Pupuk Kaltim Dukung Pengembangan SDM melalui Olahraga
24 menit yang lalu
Pimpin BGN, Sudaryono...
Pimpin BGN, Sudaryono Lepas Jabatan Wakil Menteri Pertanian
31 menit yang lalu
Gejolak Global Meningkat,...
Gejolak Global Meningkat, Gubernur BI Prediksi Ekonomi Indonesia 2026 Tumbuh 4,9-5,7%
54 menit yang lalu
Prudential Indonesia...
Prudential Indonesia Catat 10 Tahun Beruntun dengan Jumlah MDRT Terbanyak di RI
1 jam yang lalu
Tok! BI Tahan Suku Bunga...
Tok! BI Tahan Suku Bunga Acuan Juli 2026 di level 5,75 Persen
1 jam yang lalu
Contek Dubai, Airlangga...
Contek Dubai, Airlangga Sebut Pusat Financial Berada di Zona Ekonomi Khusus
2 jam yang lalu
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved