Dahlan jangan berlindung di balik agenda Presiden
Kamis, 25 Oktober 2012 - 00:10 WIB
Dahlan jangan berlindung di balik agenda Presiden
A
A
A
Sindonews.com - Ketidakhadiran Menteri BUMN Dahlan Iskan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VII malam ini menuai kecaman dari sejumlah anggota DPR. Dahlan Iskan dikabarkan menghadiri undangan dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Jambi sore tadi sehingga berhalangan hadir.
"Kita akan surati Pak Dahlan Iskan, tembusannya ke presiden, jadi pak Dahlan tidak bisa berlindung lagi di balik agenda presiden," ancam Pimpinan Sidang RDP Komisi VII Effendi Simbolon di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (24/10/2012).
RDP ini direncanakan akan membahas kerugian PLN sebesar Rp37 triliun sebagaimana dilaporkan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Kehadiran Dahlan dalam rapat ini dianggap sangat penting karena ia pernah menjabat sebagai Dirut PLN.
Selain Dahlan Iskan, Menteri ESDM Jero Wacik tidak dapat hadir karena sedang sakit. Begitu juga dengan Dirut Pertamina Karen Agustiawan juga tidak terlihat hadir.
Ketidakhadiran Dahlan Iskan dan sejumlah pejabat penting lainnya membuat rapat ditunda. Dalam pelaksanaan rapat berikutnya dengan agenda yang sama, Komisi VII mengancam akan menjemput paksa Dahlan bila ia kembali tidak memenuhi undangan DPR.
"Kalau ketiga kalinya beliau tidak datang lagi, kita upayakan pemanggilan paksa, ini tidak main-main," ujar Anggota Komisi VII DPR Alimin Abdullah pada kesempatan yang sama. (mhd)
"Kita akan surati Pak Dahlan Iskan, tembusannya ke presiden, jadi pak Dahlan tidak bisa berlindung lagi di balik agenda presiden," ancam Pimpinan Sidang RDP Komisi VII Effendi Simbolon di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (24/10/2012).
RDP ini direncanakan akan membahas kerugian PLN sebesar Rp37 triliun sebagaimana dilaporkan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Kehadiran Dahlan dalam rapat ini dianggap sangat penting karena ia pernah menjabat sebagai Dirut PLN.
Selain Dahlan Iskan, Menteri ESDM Jero Wacik tidak dapat hadir karena sedang sakit. Begitu juga dengan Dirut Pertamina Karen Agustiawan juga tidak terlihat hadir.
Ketidakhadiran Dahlan Iskan dan sejumlah pejabat penting lainnya membuat rapat ditunda. Dalam pelaksanaan rapat berikutnya dengan agenda yang sama, Komisi VII mengancam akan menjemput paksa Dahlan bila ia kembali tidak memenuhi undangan DPR.
"Kalau ketiga kalinya beliau tidak datang lagi, kita upayakan pemanggilan paksa, ini tidak main-main," ujar Anggota Komisi VII DPR Alimin Abdullah pada kesempatan yang sama. (mhd)
(hyk)
Lihat Juga :