Hindari pemerasan DPR, HK terapkan GCG

Kamis, 25 Oktober 2012 - 11:58 WIB
Hindari pemerasan DPR,...
Hindari pemerasan DPR, HK terapkan GCG
A A A
Sindonews.com - PT Hutama Karya (HK), salah satu BUMN yang bergerak di bidang konstruksi, menyatakan tidak pernah ada pemerasan yang dilakukan oleh anggota DPR terhadap HK.

"Setau saya belum pernah," kata Sekretaris Perusahaan Hutama Karya Ari Widiyantoro kepada Sindonews di Jakarta, Kamis (25/10/2012).

Ari memaparkan, sangat kecil kemungkinannya pemerasan itu dapat dilakukan. Pasalnya, HK telah menerapkan sistem Good Corporate Governance (GCG) sehingga segala pendapatan dan pengeluarannya harus dipertanggungjawabkan secara terbuka. "Kita kan ada GCG, jadi lebih transparan," jelasnya.

Pihaknya juga mengaku belum menerima Surat Edaran Nomor 542 yang dikeluarkan Sekretaris Negara. "Kita belum terima surat itu," tukas dia.

Dalam surat tersebut disebutkan bahwa BUMN wajib menolak dan melapor bila ada anggota DPR yang meminta bagian dari proyek BUMN.

Namun Ari menekankan bahwa HK mendukung langkah tersebut untuk kemajuan BUMN sendiri. "Kami positif saja terkait hal itu," pungkasnya.

Seperti diketahui, baru-baru ini Menteri BUMN Dahlan Iskan meminta pemerintah melindungi BUMN dari para anggota DPR yang menurutnya sering menjadikan BUMN sebagai sapi perah. Menindaklanjuti pengaduan Dahlan tersebut, Sesneg Dipo Alam mengeluarkan SE 542 yang meminta BUMN melapor jika diperas oleh anggota DPR.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Srikandi BUMN Hadirkan...
Srikandi BUMN Hadirkan Lingkungan Kerja yang Inklusif
Kekecewaan Jokowi pada...
Kekecewaan Jokowi pada Sejumlah BUMN Sakit, Direspons DPP Pekat IB dengan Aduan ke KPK
Diskusi Mencari Sosok...
Diskusi Mencari Sosok yang Tepat Membangkitkan BUMN
Garuda Indonesia Raih...
Garuda Indonesia Raih Lima Penghargaan Terbaik Pada Ajang BUMN Branding and Marketing Award 2020
BUMN Dipangkas Jadi...
BUMN Dipangkas Jadi 30, Ini Perusahaan yang Bakal Dimerger
Erick Thohir Bakal Tutup...
Erick Thohir Bakal Tutup 7 Perusahaan BUMN yang Tak Beroperasi
Berita Terkini
Harga Emas Jatuh Rp14...
Harga Emas Jatuh Rp14 Ribu per Rabu 8 Juli 2026, Buyback Ambrol Rp21.000
57 menit yang lalu
Daftar di Sini dan Simak...
Daftar di Sini dan Simak Webinar Strategi Kelola Keuangan dari MNC Asset Management dan Invesnow!
1 jam yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Terkoreksi 0,04 Persen di Level 5.984
2 jam yang lalu
Perusahaan yang Sahamnya...
Perusahaan yang Sahamnya Dimiliki Kaesang Kesandung Kredit Macet, Utang Bank Tembus Rp2,8 Triliun
2 jam yang lalu
Keruntuhan Dolar AS...
Keruntuhan Dolar AS Bukan Lagi Dongeng, BRICS Ubah dari Khayalan Menjadi Ancaman Nyata
3 jam yang lalu
RI-India Bidik Nilai...
RI-India Bidik Nilai Kerja Sama Ekonomi Tembus Rp445,8 Triliun, dari Infrastruktur hingga SDA
4 jam yang lalu
Infografis
18 Negara dengan Gaji...
18 Negara dengan Gaji Anggota DPR Tertinggi di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved