Dipo : Dahlan Iskan tak bisa sebut nama

Kamis, 25 Oktober 2012 - 13:24 WIB
Dipo : Dahlan Iskan...
Dipo : Dahlan Iskan tak bisa sebut nama
A A A
Sindonews.com - Terkait tuntutan beberapa anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang meminta Dahlan Iskan mengungkapkan siapa saja oknum anggota DPR yang kerap memeras BUMN, Sekretaris Kabinet (Seskab) Dipo Alam menilai Dahlan tidak dapat melakukan hal tersebut.

"Dia kan bukan penegak hukum. Saya kira dari pemerintah seyogyanya tidak (menyebutkan nama). Kalau soal menyebut nama itu lebih baik di proses penegakan hukum saja," ungkap dia, kala ditemui di Kantor Kepresidenan, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Kamis (25/10/2012).

Menurut dia, dalam Surat Edaran (SE) 542 tanggal 28 september yang ditujukan ke seluruh kementerian anggota kabinet dan pemda memang termasuk BUMN dan jajarannya. "Jadi Dahlan memang kirim SMS sehubungan dengan jajaran BUMN, direksi, memang masih ada yang mengalami. Menurutnya, ada oknum di DPR yang minta jatah," jelas Dipo.

Menurut dia, tindakan tersebut terjadi ketika persetujuan pencarian PMN. "Menurut Dahlan masih ada yang istilahnya meminta jatah, dan itu tentu tidak sesuai dengan SE 542 yang kami kirimkan ke semua kementerian dan jajarannya," tambah dia.

Dipo melanjutkan, Dahlan juga berterimakasih karena dengan adanya SE 542, maka mendorong jajaran direksi agar tidak melayani bila ada bujukan, permintaan atau tekanan permintaan jatah.

"Tidak ada niat yang buruk dari siapapun Untuk mengawal bagaimana APBN kita dan APBD 2013-2014 lancar dari hal-hal yang tidak diharapkan seperti yang terkuak di sidang-sidang tipikor," tukas dia.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Srikandi BUMN Hadirkan...
Srikandi BUMN Hadirkan Lingkungan Kerja yang Inklusif
Kekecewaan Jokowi pada...
Kekecewaan Jokowi pada Sejumlah BUMN Sakit, Direspons DPP Pekat IB dengan Aduan ke KPK
Diskusi Mencari Sosok...
Diskusi Mencari Sosok yang Tepat Membangkitkan BUMN
Garuda Indonesia Raih...
Garuda Indonesia Raih Lima Penghargaan Terbaik Pada Ajang BUMN Branding and Marketing Award 2020
BUMN Dipangkas Jadi...
BUMN Dipangkas Jadi 30, Ini Perusahaan yang Bakal Dimerger
Erick Thohir Bakal Tutup...
Erick Thohir Bakal Tutup 7 Perusahaan BUMN yang Tak Beroperasi
Berita Terkini
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Risiko Investasi Reksa Dana sebelum Mulai Berinvestasi
8 menit yang lalu
KAI Logistik Kelola...
KAI Logistik Kelola 8,7 Juta Ton Angkutan Barang di Semester I 2026
46 menit yang lalu
Transaksi BI-FAST Capai...
Transaksi BI-FAST Capai 1,53 Miliar di Triwulan II 2026, Nilainya Tembus Rp3.777 Triliun
57 menit yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Integrasikan Penanganan Stunting dan Pemberdayaan UMKM
1 jam yang lalu
Heboh Surat Dinas ke...
Heboh Surat Dinas ke AS dengan Keluarga Bocor, Menteri PU: Saya Nggak Jadi Berangkat
1 jam yang lalu
Pupuk Kaltim Dukung...
Pupuk Kaltim Dukung Pengembangan SDM melalui Olahraga
1 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved