PLN: Kemungkinan pemerasan BUMN memang ada

Kamis, 25 Oktober 2012 - 14:04 WIB
PLN: Kemungkinan pemerasan...
PLN: Kemungkinan pemerasan BUMN memang ada
A A A
Sindonews.com - PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) mengakui adanya kemungkinan pemerasan yang dilakukan oleh Anggota DPR terhadap BUMN. Namun, PLN telah berkomitmen untuk tidak melayani anggota DPR yang meminta bagian dari proyek-proyek PLN.

"Mungkin ada, tapi kita sudah komit tidak meladeni permintaan-permintaan seperti itu," ujar Manajer Senior Komunikasi Korporat PLN Bambang Dwiyanto saat dihubungi Sindonews di Jakarta, Kamis (25/10/2012).

Bambang menambahkan, PLN sangat mendukung upaya yang dilakukan pemerintah melalui Surat Edaran Nomor 542 (SE 542) untuk memberikan perlindungan pada BUMN. "Bagus, ini kan tujuannya melindungi BUMN," imbuhnya.

Ia juga memaparkan bahwa PLN telah melakukan pengawasan yang ketat untuk mencegah kerjasama kotor dengan anggota DPR maupun pihak-pihak lainnya. Saat ini PLN telah melaksanakan tata kelola yang baik. Bahkan, Bambang mengklaim PLN sebagai pionir BUMN yang menjalankan transparansi.

"Kalau tujuannya untuk tata kelola yang baik, kita sudah duluan. PLN satu-satunya BUMN yang bekerjasama dengan Transparancy Indonesia sejak Maret lalu," jelasnya.

Akan tetapi, Bambang mengaku hingga saat ini Surat Edaran tersebut belum sampai ke tangannya. "Saya belum cek, mungkin sudah sampai," tukas dia.

Seperti diketahui, baru-baru ini Menteri BUMN Dahlan Iskan meminta pemerintah melindungi BUMN dari para anggota DPR yang menurutnya sering menjadikan BUMN sebagai sapi perah. Menindaklanjuti pengaduan Dahlan tersebut, Sesneg Dipo Alam mengeluarkan SE 542 yang meminta BUMN melapor jika diperas oleh anggota DPR.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Srikandi BUMN Hadirkan...
Srikandi BUMN Hadirkan Lingkungan Kerja yang Inklusif
Kekecewaan Jokowi pada...
Kekecewaan Jokowi pada Sejumlah BUMN Sakit, Direspons DPP Pekat IB dengan Aduan ke KPK
Diskusi Mencari Sosok...
Diskusi Mencari Sosok yang Tepat Membangkitkan BUMN
Garuda Indonesia Raih...
Garuda Indonesia Raih Lima Penghargaan Terbaik Pada Ajang BUMN Branding and Marketing Award 2020
BUMN Dipangkas Jadi...
BUMN Dipangkas Jadi 30, Ini Perusahaan yang Bakal Dimerger
Erick Thohir Bakal Tutup...
Erick Thohir Bakal Tutup 7 Perusahaan BUMN yang Tak Beroperasi
Berita Terkini
Harga Emas Jatuh Rp14...
Harga Emas Jatuh Rp14 Ribu per Rabu 8 Juli 2026, Buyback Ambrol Rp21.000
57 menit yang lalu
Daftar di Sini dan Simak...
Daftar di Sini dan Simak Webinar Strategi Kelola Keuangan dari MNC Asset Management dan Invesnow!
1 jam yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Terkoreksi 0,04 Persen di Level 5.984
2 jam yang lalu
Perusahaan yang Sahamnya...
Perusahaan yang Sahamnya Dimiliki Kaesang Kesandung Kredit Macet, Utang Bank Tembus Rp2,8 Triliun
2 jam yang lalu
Keruntuhan Dolar AS...
Keruntuhan Dolar AS Bukan Lagi Dongeng, BRICS Ubah dari Khayalan Menjadi Ancaman Nyata
3 jam yang lalu
RI-India Bidik Nilai...
RI-India Bidik Nilai Kerja Sama Ekonomi Tembus Rp445,8 Triliun, dari Infrastruktur hingga SDA
4 jam yang lalu
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved