Hatta: Pelaku pemerasan BUMN harus diberantas
Jum'at, 26 Oktober 2012 - 12:01 WIB
Hatta: Pelaku pemerasan BUMN harus diberantas
A
A
A
Sindonews.com - Polemik yang terjadi antara Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan rupanya berkembang semakin lebar.
Opini yang berkembang di masyarakat justru menyebutkan ada sumber lain di kalangan eksekutif pemerintahan yang justru memiliki potensi lebih besar untuk melakukan pemerasan terhadap jajaran direksi BUMN tersebut.
Dikonfirmasi perihal tersebut, Menteri Koordinator bidang Perekonomian Hatta Rajasa enggan berkomentar. Pasalnya, aku Hatta, dirinya tidak memiliki data yang akurat untuk menetapkan suatu pihak sebagai pelaku pemerasan.
"Peras memeras, kita nggak usah lihat apakah DPR atau apanya itu (pelaku pemerasan terhadap BUMN), saya tidak memiliki data dan bukti," kata Hatta di Cibitung, Bekasi, (26/10/2012).
Namun demikian dirinya menegaskan, perilaku tersebut kurang terpuji dari kalangan elit negara baik DPR maupun Kementrian yang melakukan pemerasan kepada jajaran direksi di BUMN. "Tapi yang penting, yang namanya kongkalikong, pemerasan itu yang harus kita berantas habis-habisan," tandasnya.
Saat ditanya lebih jauh perihal kebenaran adanya oknum pemerintah yang melakukan pemerasan, Hatta enggan berkomentar dan lebih memilih untuk meninggalkan wartawan.
Opini yang berkembang di masyarakat justru menyebutkan ada sumber lain di kalangan eksekutif pemerintahan yang justru memiliki potensi lebih besar untuk melakukan pemerasan terhadap jajaran direksi BUMN tersebut.
Dikonfirmasi perihal tersebut, Menteri Koordinator bidang Perekonomian Hatta Rajasa enggan berkomentar. Pasalnya, aku Hatta, dirinya tidak memiliki data yang akurat untuk menetapkan suatu pihak sebagai pelaku pemerasan.
"Peras memeras, kita nggak usah lihat apakah DPR atau apanya itu (pelaku pemerasan terhadap BUMN), saya tidak memiliki data dan bukti," kata Hatta di Cibitung, Bekasi, (26/10/2012).
Namun demikian dirinya menegaskan, perilaku tersebut kurang terpuji dari kalangan elit negara baik DPR maupun Kementrian yang melakukan pemerasan kepada jajaran direksi di BUMN. "Tapi yang penting, yang namanya kongkalikong, pemerasan itu yang harus kita berantas habis-habisan," tandasnya.
Saat ditanya lebih jauh perihal kebenaran adanya oknum pemerintah yang melakukan pemerasan, Hatta enggan berkomentar dan lebih memilih untuk meninggalkan wartawan.
(gpr)
Lihat Juga :