Direksi BUMN diminta beberkan nama pemeras

Sabtu, 27 Oktober 2012 - 12:33 WIB
Direksi BUMN diminta...
Direksi BUMN diminta beberkan nama pemeras
A A A
Sindonews.com - BUMN Care Community (BUMN Care) meminta sejumlah direksi perusahaan badan usaha milik negara (BUMN) untuk membeberkan oknum anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang memeras BUMN.

Ini menyusul munculnya komentar anggota DPR di sejumlah media, yang menyerang Menteri BUMN Dahlan Iskan, yang diduga terkait laporan mantan Direktur Utama PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero, itu mengenai masih adanya pemerasan BUMN oleh sejumlah oknum DPR.

Menyikapi hal ini, Koordinator BUMN Care Budi Purnomo Karjodihardjo meminta, direksi BUMN yang pernah dan sedang menjadi korban pemerasan oknum anggota DPR untuk melaporkannya.

"Direksi BUMN segera proaktif untuk tidak takut dan ragu-ragu dalam mengumumkan nama-nama oknum DPR yang meminta jatah atau pemerasan kepada BUMN, baik secara halus maupun terang-terangan," kata dia dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Sabtu (27/10/2012).

Menurut Budi, sejumlah direksi BUMN tersebut harus berani mengambil inisiatif untuk melaporkan oknum DPR kepada menteri pemegang sekitar 140 saham perusahaan pelat merah tersebut.

Dia menilai, langkah tersebut penting dilakukan agar polemik yang terjadi di masyarakat tidak berkepanjangan. Disamping itu, Budi meminta anggota parlemen serius mendukung program BUMN yang bersih dan bebas korupsi.

"Masih adanya laporan soal pemerasan oleh oknum anggota DPR membuktikan tidak adanya niat baik untuk bersama-sama membentuk pemerintahan yang bersih dan berwibawa," tutur dia.

Jika terbukti pemerasan tersebut dilakukan oleh anggota legislatif, maka wakil rakyat yang seharusnya membuat Undang-Undang (UU) dan mengawasi jalannya pelaksanaan UU yang dibuat lembaga eksekutif, menjadi tidak amanah dan melawan rakyat.

"(Kami) meminta agar pimpinan DPR RI untuk tidak emosional dan lebih banyak melakukan intropeksi sambil melakukan evaluasi agar anggota DPR menjadi lembaga yang lebih berwibawa dan menyapu bersih oknum DPR yang kotor," papar Budi.

BUMN Care, kata dia, juga meminta parlemen di Senayan untuk mendukung langkah Dahlan Iskan memerangi koruptor di perusahaan milik negara sekaligus di gedung wakil rakyat tersebut.

Seperti diketahui, Dahlan pada pekan lalu telah mengadukan perihal pemerasan yang dilakukan oknum DPR ke sejumlah BUMN kepada Sekretaris Kabinet (Seskab) Dipo Alam. Sebagai tindak lanjut atas aduan tersebut, Seskab mengeluarkan surat edaran yang menginstruksikan BUMN untuk menolak pemerasan yang dilakukan oknum DPR dan segera melaporkannya.

Sementara, anggota DPR menilai laporan Dahlan ke Seskab dinilai salah alamat, apalagi belum tentu sesuai dengan fakta. "Salah alamat itu, mestinya lapor Presiden sebagai atasan langsung," kata Anggota komisi XI, Achsanul Qosasi beberapa waktu lalu.

Dia berpendapat, seharusnya Dahlan melaporkan hal itu langsung ke pimpinan DPR untuk diteruskan kepada fraksi-fraksi guna mengecek dan menindak, jika terbukti ada oknum anggota DPR melakukan pemerasan kepada BUMN.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dahlan Iskan: Ada 30...
Dahlan Iskan: Ada 30 BUMN Mati, tapi Tak Bisa Dikuburkan karena Politik
Cerita Dahlan Iskan,...
Cerita Dahlan Iskan, Batuk dan Defisit Vitamin D Setelah Positif COVID-19
Tanggapi Dahlan Iskan,...
Tanggapi Dahlan Iskan, Bos HK Beberkan Penyebab Kinerja BUMN Karya Berdarah-darah
Dahlan Iskan Meraba...
Dahlan Iskan Meraba Penyebab BUMN Karya Merugi, Sebut Bunga Bank Tinggi
Buku Akhlak Untuk Negeri...
Buku Akhlak Untuk Negeri Disebut Personifikasi Erick Thohir, Dahlan Iskan Tebar Pujian
Dahlan Iskan: Banyak...
Dahlan Iskan: Banyak BUMN Sudah Jadi Mayat Hidup Tapi Belum Dikubur
Berita Terkini
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp5.000 per Gram, Buyback Jadi Berapa?
31 menit yang lalu
Easycash, OJK dan AFTECH...
Easycash, OJK dan AFTECH Perkuat Literasi Keuangan Generasi Muda di Bali
1 jam yang lalu
IHSG Sepekan Naik 0,83%,...
IHSG Sepekan Naik 0,83%, Kapitalisasi Pasar Tembus Rp10.340 Triliun
1 jam yang lalu
Promo Spesial BRI Kartu...
Promo Spesial BRI Kartu Kredit: Jalan-Jalan Lebih Hemat Rp125.000 di tiket.com!
1 jam yang lalu
Imbal Hasil Obligasi...
Imbal Hasil Obligasi Kian Jadi Penentu Utama Pergerakan Valas
1 jam yang lalu
BULOG dan Komisi IV...
BULOG dan Komisi IV DPR Perkuat Sinergi Dukung Kesejahteraan Petani di Klaten
2 jam yang lalu
Infografis
Khamenei Tewas, 4 Nama...
Khamenei Tewas, 4 Nama Masuk Bursa Calon Pemimpin Tertinggi Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved