Tanpa bukti, Dahlan cuma berwacana

Minggu, 28 Oktober 2012 - 16:04 WIB
Tanpa bukti, Dahlan...
Tanpa bukti, Dahlan cuma berwacana
A A A
Sindonews.com - Pengamat politik dari Universitas Indonesia Donny Gahral Adian meminta agar Menteri Negara BUMN Dahlan Iskan tidak hanya sekedar melempar pernyataan kepada publik untuk pencitraan. Hal ini terkait dengan ucapannya, dimana ada pemerasan perusahaan BUMN oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI.

"Jangan hanya membuat wacana, kita tidak bisa mengusut cuma dari berita-berita. KPK juga tidak bisa berbuat apa-apa kalau Pak Dahlan hanya terus-terusan bicara di media," kata Donny ketika dihubungi Sindonews di Jakarta, Minggu (28/10/2012).

Menurutnya, Dahlan Iskan harus segera melaporkan kasus ini pada pihak yang berwajib dan memberikan bukti-bukti yang kuat bila memang benar-benar ingin memberantas praktek-praktek pemerasan BUMN.

"Saya kira yang harus dilakukan Pak Dahlan adalah segera membuka disertai bukti-bukti. Dibuka dalam artian diserahkan kepada yang berwajib," terangnya.

Dosen Filsafat UI ini juga mengungkapkan, pernyataan Dahlan Iskan bisa berakibat kontraproduktif bila hanya berhenti sebagai wacana. Hubungan antar lembaga bisa rusak, kepercayaan masyarakat kepada pemerintahan juga akan berkurang bila tidak ada penyelesaian terhadap praktek pemerasan BUMN.

"Kalau dibuat jadi rumor malah akan merusak hubungan legislatif dan eksekutif. Orang jadi saling curiga, jadi fitnah, dan masyarakat pun akan bosan," imbuhnya.

Disamping itu, lanjut Donny, usaha melindungi BUMN dari pemerasan oleh oknum anggota DPR tidak bisa hanya bergantung pada Surat Edaran yang dikeluarkan Sekretaris Kabinet. Diperlukan langkah-langkah nyata untuk membersihkannya. "Tidak bisa kita cuma bersandar pada surat yang normatif," pungkasnya.

Seperti diketahui, baru-baru ini Menteri BUMN Dahlan Iskan meminta pemerintah melindungi BUMN dari para anggota DPR yang menurutnya sering menjadikan BUMN sebagai sapi perah. Menindaklanjuti pengaduan Dahlan tersebut, Sesneg Dipo Alam mengeluarkan SE 542 yang meminta BUMN melapor jika diperas oleh anggota DPR.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dahlan Iskan: Ada 30...
Dahlan Iskan: Ada 30 BUMN Mati, tapi Tak Bisa Dikuburkan karena Politik
Cerita Dahlan Iskan,...
Cerita Dahlan Iskan, Batuk dan Defisit Vitamin D Setelah Positif COVID-19
Tanggapi Dahlan Iskan,...
Tanggapi Dahlan Iskan, Bos HK Beberkan Penyebab Kinerja BUMN Karya Berdarah-darah
Dahlan Iskan Meraba...
Dahlan Iskan Meraba Penyebab BUMN Karya Merugi, Sebut Bunga Bank Tinggi
Buku Akhlak Untuk Negeri...
Buku Akhlak Untuk Negeri Disebut Personifikasi Erick Thohir, Dahlan Iskan Tebar Pujian
Dahlan Iskan: Banyak...
Dahlan Iskan: Banyak BUMN Sudah Jadi Mayat Hidup Tapi Belum Dikubur
Berita Terkini
Fokus Tumbuh Berkelanjutan,...
Fokus Tumbuh Berkelanjutan, Pegadaian Perkuat Strategi Lewat Sales Town Hall 2026
12 menit yang lalu
Rebut Harta Karun Dinasti...
Rebut Harta Karun Dinasti Assad, Prancis Pulangkan Aset Rp1 Triliun ke Suriah!
32 menit yang lalu
Harga Emas Jatuh Rp14...
Harga Emas Jatuh Rp14 Ribu per Rabu 8 Juli 2026, Buyback Ambrol Rp21.000
2 jam yang lalu
Daftar di Sini dan Simak...
Daftar di Sini dan Simak Webinar Strategi Kelola Keuangan dari MNC Asset Management dan Invesnow!
2 jam yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Terkoreksi 0,04 Persen di Level 5.984
3 jam yang lalu
Perusahaan yang Sahamnya...
Perusahaan yang Sahamnya Dimiliki Kaesang Kesandung Kredit Macet, Utang Bank Tembus Rp2,8 Triliun
3 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved