Kementerian ESDM tidaklanjuti temuan BPK

Senin, 29 Oktober 2012 - 10:20 WIB
Kementerian ESDM tidaklanjuti...
Kementerian ESDM tidaklanjuti temuan BPK
A A A
Sindonews.com - Kebijakan penggunaan bahan Bakar Minyak (BBM) harus dilakukan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) lantaran kekurangan pasokan gas. Hal ini menimbulkan efisiensi hingga Rp37,6 triliun.

Menteri ESDM Jero Wacik mengatakan mengungkapkan, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan inefisiensi di tubuh PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Tahun 2009-2011 sebesar Rp37,6 triliun. Menurut dia, hal ini lantaran kekurangan pasokan gas dan terpaksa memakai BBM.

Jero mengungkapkan, Kementerian ESDM turut bertanggungjawab atas temuan BPK itu. Menurut Wacik, temuan BPK pada 2009-2011 mestinya ada gas yang disediakan menggantikan BBM. Hanya saja, proses penyediaan gasnya waktu itu tidak terjadi.

"Dari pada padam, Dirut PLN waktu itu mengambil tindakan untuk tetap menggunakan BBM," kata Jero Wacik kala ditemui di Denpasar, kemarin.

Dia melanjutkan, jika kebijakan itu tak diambil maka kemungkinan besar listrik di Indonesia akan padam. Oleh karena itu, pemerintah memilih mengambil kebijakan itu. "Memang kalau dihitung pakai gas, tentu menghemat. Tapi kalau mati lampunya, berapa lagi ruginya. Itu kira-kira," kata dia.

Jero menjelaskan, temuan BPK tersebut saat ini tengah ditindaklanjuti oleh pihaknya. "Setiap tahun dilakukan audit, kami pelajari, dan kami tindaklanjuti," tambah dia.

Namun, dia membantah temuan itu merupakan penyimpangan keuangan negara. "Itu belum menjadi penyimpangan. Tapi kalau waktu itu digunakan gas, maka tidak terjadi potensi kerugian itu," tegas dia.

Dia mengakui, dalam mengambil keputusan memang tidak selalu sejalan dengan apa yang dituju. Hal itu tercermin saat PLN memutuskan tetap menggunakan BBM lantaran pasokan gas tidak memadai untuk pembangkit listrik kala itu.

"Kalau itu terjadi kekeliruan sepanjang itu bukan berniat korupsi, melakukan korupsi, mestinya belum tentu salah. Kalau niatnya jahat ya, harus kena," tukas dia.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dukung Kepedulian pada...
Dukung Kepedulian pada Sesama, Kementerian ESDM Hibahkan Aset ke Lembaga Kemanusiaan
Pakai Kursi Roda, PNS...
Pakai Kursi Roda, PNS Kementerian ESDM Priyo Andi Gularso Diperiksa KPK
Penggeledahan Di Kantor...
Penggeledahan Di Kantor ESDM, Arifin Benarkan Terkait Dugaan Korupsi Tukin
Banyak Proyek Migas...
Banyak Proyek Migas Alami Stagnasi, Investasi Tak Capai Target
Anggaran Kementerian...
Anggaran Kementerian ESDM Dipotong Rp3,5 Triliun
KPK Geledah Kantor Kementerian...
KPK Geledah Kantor Kementerian ESDM, Penyidik Bawa 2 koper
Berita Terkini
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp20.000 per Gram, Cek Daftar Lengkapnya Hari Ini
2 menit yang lalu
Jalur Ini Lebih Berbahaya...
Jalur Ini Lebih Berbahaya jika Ditutup Iran, Harga Minyak Bisa Tembus USD200 per Barel
1 jam yang lalu
Resmi, Pertamina Turunkan...
Resmi, Pertamina Turunkan Harga LPG Bright Gas Mulai 14 Juli
2 jam yang lalu
Trump Minta Tarif 20%...
Trump Minta Tarif 20% Kargo di Selat Hormuz, Bisa Kantongi Rp541 Miliar per Supertanker
2 jam yang lalu
PT KCN Perkuat Peran...
PT KCN Perkuat Peran Pelabuhan Penyangga Saat Aktivitas Logistik di Tanjung Priok Meningkat
2 jam yang lalu
Mengintegrasikan AI...
Mengintegrasikan AI Demi Mewujudkan Ekosistem Investasi Mass Market
12 jam yang lalu
Infografis
10 Kementerian/Lembaga...
10 Kementerian/Lembaga dengan Anggaran Terbesar di 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved