Pengangguran di Bantaeng diklaim 4.503 orang

Senin, 29 Oktober 2012 - 13:35 WIB
Pengangguran di Bantaeng...
Pengangguran di Bantaeng diklaim 4.503 orang
A A A
Sindonews.com - Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Dinsosnakertrans) Kabupaten Bantaeng menyebutkan jumlah pengangguran di Kabupaten Bantaeng sebanyak 4.503 orang, yang tercatat pada akhir 2011 lalu.

Menurut Kepala Bidang (Kabid) tenaga terja Dinsosnakertrans Bantaeng Syahrul Bayan, jumlah tersebut merupakan data hintungan dari Badan Pusat Statistik (BPS) Bantaeng.

“Untuk 2012 karena masih sementara berjalan, sehingga belum masuk dalam hitungan. Namun demikian jumlah pengangguran di Bantaeng terus mengalami penurunan,” ungkap Syahrul, Senin (29/10/2012).

Dia menyebutkan, untuk tahun 2007, jumlah pengangguran di Bantaeng sebanyak 10.291, tahun 2008 jumlahnya menurun menjadi 7.963, tahun 2009 angka pengangguran sudah berada pada angka 6.470. Sementara tahun 2010 berkurang sebanyak 3.153 menjadi 5.317 orang.

Penuran tersebut, kata mantan Kabag Humas Pemkab Bantaeng tersebut, terjadi lantaran banyaknya lapangan pekerjaan, yang disiapkan Pemkab di Bantaeng tiap tahunnya. Beberapa di antaranya adalah toko serba ada, sekitar lima unit yang mulai beroperasi di Bantaeng.

“Pemkab terus berusaha mengurangi jumlah pengangguran ini, dan kami optimistis bisa menurunkannya,” jelas Syahrul.

Salah satu yang patut dibanggakan adalah Balai Latihan Kerja (BLK) Pertanian, yang akan mulai dibangun di Bantaeng pada 2013 mendatang. Menurutnya, dengan adanya BLK Pertanian itu, bisa membantu masyarakat Bantaeng yang sebagian besar bekerja sebagai petani. Apalagi saat ini, Pemkab sudah membuat zonasi wilayah, sehingga BLK tersebut akan menjadi solusi pengurangan pengangguran.

Sementara itu, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bantaeng Nurdin Halim menyebutkan, jika memang Pemkab mengklaim adanya penurunan pengangguran, seharusnya tidak banyak lagi warga yang keluar Bantaeng, untuk mencari kerja.

“Kita bisa lihat dari beberapa investor yang sudah berjalan di Bantaeng, berapa banyak yang produktif. Misalnya saja gas LPG 3 Kg, dan perusahaan pengalengan ikan, kami rasa kurang produktif, karena ada yang kerja part time di situ,” ungkap Nurdin.

Lebih lanjut dia menyebutkan, untuk BLK Pertanian, yang disebutkan akan mengurangi pengangguran, masih harus dilihat lagi, jangan sampai nasibnya sama dengan investor yang ada di Bantaeng saat ini, yang dinilai kurang produktif.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Angka Pengangguran Jawa...
Angka Pengangguran Jawa Barat Tertinggi di Indonesia
Angka pengangguran Agustus...
Angka pengangguran Agustus Capai 8,42 Juta Orang
Angka Pengangguran di...
Angka Pengangguran di Kota Makassar Mulai Mengalami Penurunan
Pengangguran Usia Muda...
Pengangguran Usia Muda Banyak, Pemerintah Diminta Sediakan Pelatihan
7,86 Juta Orang Indonesia...
7,86 Juta Orang Indonesia Nganggur, Pengamat UI: Isu Serius dan Butuh Perhatian
Pelatihan Las Gratis...
Pelatihan Las Gratis untuk Kurangi Angka Pengganguran
Berita Terkini
Obat Generik Bebas Tarif...
Obat Generik Bebas Tarif 2 Tahun, Lalu Melonjak Jadi 200%
47 menit yang lalu
Jasaraharja Putera Raih...
Jasaraharja Putera Raih Pertumbuhan Berkelanjutan dan RBC Capai 371,90%
1 jam yang lalu
Pelabuhan Patimban Resmi...
Pelabuhan Patimban Resmi Layani Impor Perdana, Komponen Mobil Listrik BYD Lanjut ke Pabrik Subang
2 jam yang lalu
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
2 jam yang lalu
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
3 jam yang lalu
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
4 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved