DPR berlebihan tanggapi tudingan Dahlan
Senin, 29 Oktober 2012 - 13:56 WIB
DPR berlebihan tanggapi tudingan Dahlan
A
A
A
Sindonews.com - Pengaduan Menteri BUMN Dahlan Iskan pada pemerintah bahwa anggota DPR sering memeras BUMN menuai berbagai reaksi keras dari para anggota Dewan beberapa waktu lalu. Pernyataan-pernyataan balasan para anggota Dewan diakui terlalu berlebihan akibat faktor emosional pada saat isu tersebut mulai diangkat.
"Saya rasa itu kondisional, mungkin saat itu kita emosi dengar seolah-olah kita itu disuap. Saya rasa wajar, DPR kan juga manusia," ujar Anggota DPR dari Fraksi PDIP Dewi Aryani kepada Sindonews di Menara MNC, Jakarta, Senin (29/10/2012).
Dewi menilai, dikeluarkannya Surat Edaran Nomor 542 yang memerintahkan jajaran direksi BUMN untuk menolak dan melapor bila dimintai 'upeti' oleh anggota DPR sebagai langkah yang harus didukung oleh semua pihak. DPR pun seharusnya juga menyambut baik hal ini, bukannya malah mencerca Dahlan Iskan.
"Ini merupakan satu langkah positif dan saya pribadi juga mendukung. Saya rasa semua pihak juga seharusnya melihat ini sebagai sesuatu yang positif walaupun ada beberapa teman yang sempat reaktif," tukas dia.
Terkait derasnya kritik dari masyarakat yang meminta DPR untuk dibersihkan dari praktek-praktek permintaan upeti dan sebagainya, Dewi mengamini segala kritik yang menghujam DPR tersebut sebagai bentuk kepedulian masyarakat pada DPR. Sudah selayaknya DPR menjadikan kritik-kritik dari masyarakat itu sebagai cambuk untuk melakukan pembersihan internal.
"Itu bagian dari concern masyarakat terhadap kami, mereka selalu mengingatkan, dan saya rasa DPR pun harus menyikapi bahwa kinerja kita pun dikontrol oleh masyarakat," tutupnya.
"Saya rasa itu kondisional, mungkin saat itu kita emosi dengar seolah-olah kita itu disuap. Saya rasa wajar, DPR kan juga manusia," ujar Anggota DPR dari Fraksi PDIP Dewi Aryani kepada Sindonews di Menara MNC, Jakarta, Senin (29/10/2012).
Dewi menilai, dikeluarkannya Surat Edaran Nomor 542 yang memerintahkan jajaran direksi BUMN untuk menolak dan melapor bila dimintai 'upeti' oleh anggota DPR sebagai langkah yang harus didukung oleh semua pihak. DPR pun seharusnya juga menyambut baik hal ini, bukannya malah mencerca Dahlan Iskan.
"Ini merupakan satu langkah positif dan saya pribadi juga mendukung. Saya rasa semua pihak juga seharusnya melihat ini sebagai sesuatu yang positif walaupun ada beberapa teman yang sempat reaktif," tukas dia.
Terkait derasnya kritik dari masyarakat yang meminta DPR untuk dibersihkan dari praktek-praktek permintaan upeti dan sebagainya, Dewi mengamini segala kritik yang menghujam DPR tersebut sebagai bentuk kepedulian masyarakat pada DPR. Sudah selayaknya DPR menjadikan kritik-kritik dari masyarakat itu sebagai cambuk untuk melakukan pembersihan internal.
"Itu bagian dari concern masyarakat terhadap kami, mereka selalu mengingatkan, dan saya rasa DPR pun harus menyikapi bahwa kinerja kita pun dikontrol oleh masyarakat," tutupnya.
(gpr)
Lihat Juga :