Laba AALI turun jadi Rp1,67 T
Senin, 29 Oktober 2012 - 14:09 WIB
Laba AALI turun jadi Rp1,67 T
A
A
A
Sindonews.com - Emiten perkebunan kelapa sawit (crude palm oil/CPO), PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) pada sembilan bulan tahun ini mencatat penurunan laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik perusahaan sebesar Rp1,67 triliun. Angka ini menurun sekitar 10,22 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya Rp1,86 triliun.
Direktur AALI Santosa mengatakan, pendapatan bersih perseroan pada kuartal III tahun ini berhasil tumbuh 7,9 persen. "Pendapatan bersih perseroan kuartal III/2012 Rp8,57 triliun, sedangkan kuartal III/2011 Rp7,94 triliun," kata dia dalam laporannya di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (29/10/2012).
Meski pendapatan perseroan tumbuh, namun karena beban pokok pendapatan meningkat menyebabkan capaian laba menurun. Pada akhir September 2012, beban pokok pendapatan tercatat naik 13,27 persen menjadi Rp5,55 triliun dari Rp4,9 triliun pada kuartal III tahun ini.
Laba kotor menurun 0,3 persen menjadi Rp3,025 triliun dari Rp3,034 triliun pada akhir September tahun lalu. Beban lain-lain juga meningkat sebesar 39,16 persen menjadi Rp597,4 miliar dari periode yang sama tahun lalu Rp429,3 miliar. Hal ini menyebabkan laba bersih menurun menjadi Rp1,67 triliun.
Sementara, jumlah aset perseroan mengalami pertumbuhan sebesar 18.04 persen menjadi Rp12,04 triliun dari periode yang sama tahun lalu Rp10,2 triliun.
Direktur AALI Santosa mengatakan, pendapatan bersih perseroan pada kuartal III tahun ini berhasil tumbuh 7,9 persen. "Pendapatan bersih perseroan kuartal III/2012 Rp8,57 triliun, sedangkan kuartal III/2011 Rp7,94 triliun," kata dia dalam laporannya di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (29/10/2012).
Meski pendapatan perseroan tumbuh, namun karena beban pokok pendapatan meningkat menyebabkan capaian laba menurun. Pada akhir September 2012, beban pokok pendapatan tercatat naik 13,27 persen menjadi Rp5,55 triliun dari Rp4,9 triliun pada kuartal III tahun ini.
Laba kotor menurun 0,3 persen menjadi Rp3,025 triliun dari Rp3,034 triliun pada akhir September tahun lalu. Beban lain-lain juga meningkat sebesar 39,16 persen menjadi Rp597,4 miliar dari periode yang sama tahun lalu Rp429,3 miliar. Hal ini menyebabkan laba bersih menurun menjadi Rp1,67 triliun.
Sementara, jumlah aset perseroan mengalami pertumbuhan sebesar 18.04 persen menjadi Rp12,04 triliun dari periode yang sama tahun lalu Rp10,2 triliun.
(rna)
Lihat Juga :