Bulog Jabar alokasikan pembangunan gudang baru
Senin, 29 Oktober 2012 - 15:12 WIB
Bulog Jabar alokasikan pembangunan gudang baru
A
A
A
Sindonews.com - Perum Bulog Divisi Regional Jawa Barat dan Banten mengalokasikan dana miliaran rupiah untuk membangun gudang di kawasan Jabar Selatan.
Kepala Perum Bulog Divre Jabar dan Banten Usep Karyana menjelaskan, Perum Bulog mulai melakukan penambahan gudang penyimpanan beras di kawasan Jabar Selatan. Tujuannya, meningkatkan serapan beras di kawasan tersebut. Rencananya, Perum Bulog Jabar dan Banten akan melakukan penambahan gudang di lima titik di Jabar.
Pembangunan lima gudang beras di kawasan Jabar Selatan dipekirakan menelan dana miliaran rupiah. “Untuk membangun satu gudang berkapasitas 2.000 ton, paling tidak membutuhkan dana sekitar Rp2 miliar,” kata Usep Karyana di Bandung, Senin (29/10/2012).
Akan tetapi, kapasitas gudang di setiap daerah akan di sesuaikan dengan potensi serapan beras di masing-masing daerah.
Bulog, akan membangun kelima gudang tersebut di kawasan Cianjur, Garut, Tasikmalaya, Sukabumi, dan Banjar. Kapasitas gudang di kelima titik tersebut, antara 2.000 sampai 3.500 ton.
"Gudang yang telah dibangun ada di Banjar. Saat ini kami berencana membangun di Sukabumi. Kedepannya, gudang akan dibangun di titik lainnya," ucapnya.
Saat ini, Bulog sedang melakukan pematangan terkait rencana pembangunan gudang di kawasan Sukabumi. Terkait izin, lanjut Usep, pihaknya telah mengantongi izin dari Bupati Sukabumi. Selain dengan Pemerintah Kabupaten Sukabumi, pihaknya juga akan melakukan komunikasi dengan Pemda lainnya, termasuk dengan Pemprov Jabar.
Dijelaskan Usep, saat ini Bulog memiliki gudang dengan kapasitas penyimpanan beras sekitar 450.000-600.000 ton. Dengan penambahan gudnag baru, di kelima titik tersebut, dia berharap dapat meningkatkan kapasitas serapan sekitar 15.000 ton.
Dia mencontohkan, kapasitas serapan beras di Cianjur saat ini sekitar 7.000 ton. Dengan penambahan gudang tersebut, diharapkan dapat meningkat menjadi 30.000 ton.
Penambahan gudang di kawasan Jabar selatan, diharapkan dapat meningkatkan peran Bulog menyerap beras petani Jabar. Sehingga, penyerapan beras tidak hanya mengandalkan kawasan Pantura.
Kedepannya, Jabar Selatan diharapkan akan menjadi sentra lumbung padi baru melengkapi wilayah Utara. “Kami berharap, kawasan Jabar Selatan kedepannya menjadi sentra beras,” timpal dia.
Menurutnya, gudang penyimpanan beras itu akan sangat bermanfaat untuk memudahkan penyimpanan hasil panen petani. Diharapkan penyerapan beras terdongkark minimal dua kali lipat.
Ketika disinggung serapan beras di Jabar sampai Oktober 2012, Usep mengatakan, pihaknya berhasil menyerap beras hingga 500.000 ton. Jumlah itu, masih kurang dari target penyerapan beras 2012 sebesar 550.000 ton. “Sampai akhir tahun 2012, kami optimistis target kami bisa tercapai,” pungkas dia.
Kepala Perum Bulog Divre Jabar dan Banten Usep Karyana menjelaskan, Perum Bulog mulai melakukan penambahan gudang penyimpanan beras di kawasan Jabar Selatan. Tujuannya, meningkatkan serapan beras di kawasan tersebut. Rencananya, Perum Bulog Jabar dan Banten akan melakukan penambahan gudang di lima titik di Jabar.
Pembangunan lima gudang beras di kawasan Jabar Selatan dipekirakan menelan dana miliaran rupiah. “Untuk membangun satu gudang berkapasitas 2.000 ton, paling tidak membutuhkan dana sekitar Rp2 miliar,” kata Usep Karyana di Bandung, Senin (29/10/2012).
Akan tetapi, kapasitas gudang di setiap daerah akan di sesuaikan dengan potensi serapan beras di masing-masing daerah.
Bulog, akan membangun kelima gudang tersebut di kawasan Cianjur, Garut, Tasikmalaya, Sukabumi, dan Banjar. Kapasitas gudang di kelima titik tersebut, antara 2.000 sampai 3.500 ton.
"Gudang yang telah dibangun ada di Banjar. Saat ini kami berencana membangun di Sukabumi. Kedepannya, gudang akan dibangun di titik lainnya," ucapnya.
Saat ini, Bulog sedang melakukan pematangan terkait rencana pembangunan gudang di kawasan Sukabumi. Terkait izin, lanjut Usep, pihaknya telah mengantongi izin dari Bupati Sukabumi. Selain dengan Pemerintah Kabupaten Sukabumi, pihaknya juga akan melakukan komunikasi dengan Pemda lainnya, termasuk dengan Pemprov Jabar.
Dijelaskan Usep, saat ini Bulog memiliki gudang dengan kapasitas penyimpanan beras sekitar 450.000-600.000 ton. Dengan penambahan gudnag baru, di kelima titik tersebut, dia berharap dapat meningkatkan kapasitas serapan sekitar 15.000 ton.
Dia mencontohkan, kapasitas serapan beras di Cianjur saat ini sekitar 7.000 ton. Dengan penambahan gudang tersebut, diharapkan dapat meningkat menjadi 30.000 ton.
Penambahan gudang di kawasan Jabar selatan, diharapkan dapat meningkatkan peran Bulog menyerap beras petani Jabar. Sehingga, penyerapan beras tidak hanya mengandalkan kawasan Pantura.
Kedepannya, Jabar Selatan diharapkan akan menjadi sentra lumbung padi baru melengkapi wilayah Utara. “Kami berharap, kawasan Jabar Selatan kedepannya menjadi sentra beras,” timpal dia.
Menurutnya, gudang penyimpanan beras itu akan sangat bermanfaat untuk memudahkan penyimpanan hasil panen petani. Diharapkan penyerapan beras terdongkark minimal dua kali lipat.
Ketika disinggung serapan beras di Jabar sampai Oktober 2012, Usep mengatakan, pihaknya berhasil menyerap beras hingga 500.000 ton. Jumlah itu, masih kurang dari target penyerapan beras 2012 sebesar 550.000 ton. “Sampai akhir tahun 2012, kami optimistis target kami bisa tercapai,” pungkas dia.
(gpr)
Lihat Juga :