Penerapan redenominasi terkendala faktor geografis
Selasa, 30 Oktober 2012 - 11:43 WIB
Penerapan redenominasi terkendala faktor geografis
A
A
A
Sindonews.com - Menteri Keuangan Agus Martowardojo menyatakan, sulitnya rencana redenominasi direalisasikan karena lokasi Indonesia yang sangat luas, dimana seluruh masyarakat harus mengetahui, memahami dan menggunakan dengan benar. Maka itu, dalam pembahasan yang masih berlangsung ini, poin sosialisasi menjadi sangat penting.
"Kita harus ingat, Indonesia luas dan mata uang rupiah itu digunakan di seluruhnya. Jadi, perlu sosialisasi," ujar Agus di kantornya, Jakarta, Selasa (30/10/2012).
Selain itu,Rrancangan Undang-Undang Redominasi tersebut juga memerlukan diskusi publik agar tidak ada kekhawatiran dari masyarakat. Dengan demikian, kebijakan redenominasi dapat dipahami hanya sebuah penyederhanaan dan bukan pemotongan nilai tukar.
"Nah, ini harus disosialisasikan, sehingga jika rancangan ini diajukan tidak ada kekhawatiran," jelasnya.
Agus menyatakan, ini merupakan konsekuensi dari negara maju dan masyarakat juga harus paham akan hal itu. "Urgensinya sebagai negara maju, kita memerlukan itu tapi jangan masyarakat salah mengerti itu dan ada kekhawatiran," pungkasnya.
"Kita harus ingat, Indonesia luas dan mata uang rupiah itu digunakan di seluruhnya. Jadi, perlu sosialisasi," ujar Agus di kantornya, Jakarta, Selasa (30/10/2012).
Selain itu,Rrancangan Undang-Undang Redominasi tersebut juga memerlukan diskusi publik agar tidak ada kekhawatiran dari masyarakat. Dengan demikian, kebijakan redenominasi dapat dipahami hanya sebuah penyederhanaan dan bukan pemotongan nilai tukar.
"Nah, ini harus disosialisasikan, sehingga jika rancangan ini diajukan tidak ada kekhawatiran," jelasnya.
Agus menyatakan, ini merupakan konsekuensi dari negara maju dan masyarakat juga harus paham akan hal itu. "Urgensinya sebagai negara maju, kita memerlukan itu tapi jangan masyarakat salah mengerti itu dan ada kekhawatiran," pungkasnya.
(rna)