Antrian kendaraan di SPBU TTU capai seratus meter
Selasa, 30 Oktober 2012 - 15:41 WIB
Antrian kendaraan di SPBU TTU capai seratus meter
A
A
A
Sindonews.com - Seperti biasanya antrian panjang kendaraan di dua SPBU di Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT) merupakaan langganan tetap setiap minggunya, anehnya pihak pengelola SPBU hanya berdalih terjadi keterlambatan pasokan untuk Kefamenanu.
Akibatnya, ratusan mobil angkot rela mengantri hingga berhari-hari hanya untuk mendapatkan jatah BBM untuk mobilnya.
Para sopir mengaku mengantri sejak kemarin, sehingga tidak bisa mencari nafkah, ratusan penumpang angkot terlantar, sebab tak ada angkot yang beroperasi sejak kemarin.
“Kami sudah antri sejak kemarin, tadi baru tangki BBM masuk, semoga bisa dapat jatah hari ini, kalau tidak ya terpaksa mengantri lagi,” tandas Johan, salah satu sopir angkot di Kefamenanu, NTT, Selasa, (30/10/2012).
Alasan antrian kendaraan yang kerap terjadi, menurut pihak pengelola SPBU hanya karena miskomunikasi antara pihak Pertamina dengan depot SPBU untuk suplai ke Kefamenanu.
“Kemarin kita sudah pesan dua tangki tapi hingga saat ini belum datang juga, sekarang lagi kosong,” ujar Robert Tanur, pengelola SPBU-02, jalan Eltari Kefamenanu.
Suasana kelangkaan BBM di Timor Tengah Utara sudah menjadi langganan setiap minggu. Banyak warga pengguna BBM sudah mengeluh, namun pihak pengelola SPBU maupun Pertamina terkesan hanya menutup mata.
Akibatnya, ratusan mobil angkot rela mengantri hingga berhari-hari hanya untuk mendapatkan jatah BBM untuk mobilnya.
Para sopir mengaku mengantri sejak kemarin, sehingga tidak bisa mencari nafkah, ratusan penumpang angkot terlantar, sebab tak ada angkot yang beroperasi sejak kemarin.
“Kami sudah antri sejak kemarin, tadi baru tangki BBM masuk, semoga bisa dapat jatah hari ini, kalau tidak ya terpaksa mengantri lagi,” tandas Johan, salah satu sopir angkot di Kefamenanu, NTT, Selasa, (30/10/2012).
Alasan antrian kendaraan yang kerap terjadi, menurut pihak pengelola SPBU hanya karena miskomunikasi antara pihak Pertamina dengan depot SPBU untuk suplai ke Kefamenanu.
“Kemarin kita sudah pesan dua tangki tapi hingga saat ini belum datang juga, sekarang lagi kosong,” ujar Robert Tanur, pengelola SPBU-02, jalan Eltari Kefamenanu.
Suasana kelangkaan BBM di Timor Tengah Utara sudah menjadi langganan setiap minggu. Banyak warga pengguna BBM sudah mengeluh, namun pihak pengelola SPBU maupun Pertamina terkesan hanya menutup mata.
(gpr)
Lihat Juga :