Ade Komarudin tak yakin AK inisialnya
Selasa, 30 Oktober 2012 - 18:10 WIB
Ade Komarudin tak yakin AK inisialnya
A
A
A
Sindonews.com - Ade Komarudin (AK) dari Fraksi Golkar selaku Ketua Bapilu Wilayah Jawa I mengutuk keras terhadap pelaku penyebar Short Message Service (SMS) gelap inisial Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) pemeras BUMN yang mengatasnamakan Humas BUMN. Bagaimana tidak kesal, lantaran inisial AK termasuk di dalamnya.
"Saya mendengar dan ada inisial dari Fraksi Golkar, PDIP, Demokrat dan lainnya, andai itu benar kita mengutuk keras oknum yang melakukan pemerasan. Karena namanya memeras itu merupakan perilaku yang tidak terpuji," ujarnya.
Dalam SMS tersebut disebutkan salah satu oknum itu adalah AK. Saat ditanyai apakah AK adalah inisial Ade Komarudin atau bukan, Ade menanggapinya enteng.
"Katanya ada inisial AK, itu saya juga tidak tahu AK itu saya atau bukan. Saya juga tidak bisa ge-er, mudah-mudahan itu tidak benar," pungkasnya.
Namun menurutnya, jika inisial itu benar adalah dirinya, dia meminta untuk dikonfirmasi sumber itu berasal dari mana. Karena menurutnya sebuah Humas Meneg BUMN tidak mungkin menyebarkan berita demikian.
"Tolong dikonfirmasi berita itu berasal dari mana. Saya tidak percaya, karena sebuah Humas Meneg BUMN tidak mungkin melakukan hal seperti itu. Karena tidak sembarang berasal dari humas," ujarnya.
Dalam hal ini Ade menyampaikan dua hal. Pertama, dirinya mengutuk keras hal yang tidak terpuji tersebut apalagi dilakukan oleh oknum DPR. Kedua, dia juga mengutuk terhadap orang atau lembaga yang dengan bangga, menyebar fitnah tersebut bahkan secara sistematis.
"Saya mendengar dan ada inisial dari Fraksi Golkar, PDIP, Demokrat dan lainnya, andai itu benar kita mengutuk keras oknum yang melakukan pemerasan. Karena namanya memeras itu merupakan perilaku yang tidak terpuji," ujarnya.
Dalam SMS tersebut disebutkan salah satu oknum itu adalah AK. Saat ditanyai apakah AK adalah inisial Ade Komarudin atau bukan, Ade menanggapinya enteng.
"Katanya ada inisial AK, itu saya juga tidak tahu AK itu saya atau bukan. Saya juga tidak bisa ge-er, mudah-mudahan itu tidak benar," pungkasnya.
Namun menurutnya, jika inisial itu benar adalah dirinya, dia meminta untuk dikonfirmasi sumber itu berasal dari mana. Karena menurutnya sebuah Humas Meneg BUMN tidak mungkin menyebarkan berita demikian.
"Tolong dikonfirmasi berita itu berasal dari mana. Saya tidak percaya, karena sebuah Humas Meneg BUMN tidak mungkin melakukan hal seperti itu. Karena tidak sembarang berasal dari humas," ujarnya.
Dalam hal ini Ade menyampaikan dua hal. Pertama, dirinya mengutuk keras hal yang tidak terpuji tersebut apalagi dilakukan oleh oknum DPR. Kedua, dia juga mengutuk terhadap orang atau lembaga yang dengan bangga, menyebar fitnah tersebut bahkan secara sistematis.
(gpr)
Lihat Juga :