XL Axiata cetak pendapatan Rp15,7 T
Rabu, 31 Oktober 2012 - 11:56 WIB
XL Axiata cetak pendapatan Rp15,7 T
A
A
A
Sindonews.com - PT XL Axiata Tbk (EXCL) pada sembilan bulan tahun ini berhasil mencetak pendapatan usaha bersih sebesar Rp15,7 triliun, naik sekitar 17,164 persen dari Rp13,455 triliun pada kuartal III tahun lalu.
Dalam laporan perseroan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (31/10/2012) menerangkan, naiknya pendapatan usaha perusahaan telekomunikasi tersebut menyebabkan laba yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk bertumbuh 4,6 persen menjadi Rp2,19 triliun dibanding periode yang sama tahun lalu Rp2,18 triliun.
Kendati pendapatan dan laba meningkat, sejumlah beban perseroan mengalami peningkatan. Tercatat, beban penyusutan bertambah menjadi Rp3,7 triliun dibanding periode yang sama tahun lalu Rp3,47 triliun, beban interkoneksi dan beban langsung lainnya bertambah menjadi Rp2,17 triliun dari Rp1,46 triliun pada kuartal III tahun lalu.
Disamping itu, beban operasional lainnya naik menjadi Rp5,44 triliun dari Rp4,08 triliun pada periode yang sama 2011. Namun, perseroan pada kuartal III tahun ini berhasil membukukan keuntungan dari selisih kurs sebesar Rp213,05 miliar dari rugi Rp30,16 miliar pada kuartal III tahun lalu.
Dengan demikian, total beban keuangan perseroan pada kuartal III tahun ini berkurang menjadi Rp3,43 triliun dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp3,47 triliun.
Sementara biaya keuangan juga berhasil ditekan menjadi Rp559,68 miliar dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp586,21 miliar dan penghasilan keuangan mampu ditingkatkan menjadi Rp97,45 miliar dari Rp85,38 miliar pada kuartal III tahun lalu.
Adapun laba bersih per saham dasar pesreroan pada kuartal III/2012 tercatat naik menjadi Rp258 dari Rp257 per lembar saham pada kuartal III/2011.
Dalam laporan perseroan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (31/10/2012) menerangkan, naiknya pendapatan usaha perusahaan telekomunikasi tersebut menyebabkan laba yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk bertumbuh 4,6 persen menjadi Rp2,19 triliun dibanding periode yang sama tahun lalu Rp2,18 triliun.
Kendati pendapatan dan laba meningkat, sejumlah beban perseroan mengalami peningkatan. Tercatat, beban penyusutan bertambah menjadi Rp3,7 triliun dibanding periode yang sama tahun lalu Rp3,47 triliun, beban interkoneksi dan beban langsung lainnya bertambah menjadi Rp2,17 triliun dari Rp1,46 triliun pada kuartal III tahun lalu.
Disamping itu, beban operasional lainnya naik menjadi Rp5,44 triliun dari Rp4,08 triliun pada periode yang sama 2011. Namun, perseroan pada kuartal III tahun ini berhasil membukukan keuntungan dari selisih kurs sebesar Rp213,05 miliar dari rugi Rp30,16 miliar pada kuartal III tahun lalu.
Dengan demikian, total beban keuangan perseroan pada kuartal III tahun ini berkurang menjadi Rp3,43 triliun dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp3,47 triliun.
Sementara biaya keuangan juga berhasil ditekan menjadi Rp559,68 miliar dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp586,21 miliar dan penghasilan keuangan mampu ditingkatkan menjadi Rp97,45 miliar dari Rp85,38 miliar pada kuartal III tahun lalu.
Adapun laba bersih per saham dasar pesreroan pada kuartal III/2012 tercatat naik menjadi Rp258 dari Rp257 per lembar saham pada kuartal III/2011.
(rna)
Lihat Juga :