Penjualan APLN tumbuh 32% jadi Rp3,5 T
Rabu, 31 Oktober 2012 - 12:14 WIB
Penjualan APLN tumbuh 32% jadi Rp3,5 T
A
A
A
Sindonews.com - PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) sepanjang sembilan bulan pertama tahun ini mencatat pertumbuhan penjualan dan pendapatan usaha sebesar 31,84 persen menjadi Rp3,52 triliun dari Rp2,67 triliun pada akhir kuartal III tahun lalu.
Dalam laporan perseroan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (31/10/2012) diterangkan, naiknya penjualan dan pendapatan usaha perseroan mendorong kenaikan laba bersih tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar 52,1 persen menjadi Rp682,67 miliar dari Rp448,82 miliar pada kuartal III tahun lalu.
Kendati demikian, naiknya penjualan dan pendapatan usaha perseroan pada kuartal III tahun ini seiring naiknya beban pokok penjualan dan beban langsung sebesar 17,9 persen menjadi Rp1,91 triliun dari Rp1,62 triliun pada periode yang sama 2011.
Beban pokok penjualan juga tercatat naik jadi Rp173,38 miliar dari Rp139,55 miliar, beban umum dan administrasi bertambah jadi Rp405 miliar dari Rp277,97 miliar, beban bunga dan keuangan meningkat jadi Rp276,3 miliar dari Rp56,54 miliar.
Meski sejumlah beban meningkat, penghasilan bunga naik menjadi Rp49,33 miliar dari Rp48,38 miliar, bagian laba bersih asosiasi naik jadi Rp59,02 miliar dari Rp41,79 miliar dan perseroan berhasil membukukan keuntungan lainnya mencapai Rp48,04 miliar dari periode yang sama tahun lalu mencatat rugi Rp3,9 triliun.
Laba per saham dasar perseroan pada kuartal III tahun ini meningkat jadi 33,3 dari Rp21,89 per lembar saham pada kuartal III tahun lalu.
Dalam laporan perseroan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (31/10/2012) diterangkan, naiknya penjualan dan pendapatan usaha perseroan mendorong kenaikan laba bersih tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar 52,1 persen menjadi Rp682,67 miliar dari Rp448,82 miliar pada kuartal III tahun lalu.
Kendati demikian, naiknya penjualan dan pendapatan usaha perseroan pada kuartal III tahun ini seiring naiknya beban pokok penjualan dan beban langsung sebesar 17,9 persen menjadi Rp1,91 triliun dari Rp1,62 triliun pada periode yang sama 2011.
Beban pokok penjualan juga tercatat naik jadi Rp173,38 miliar dari Rp139,55 miliar, beban umum dan administrasi bertambah jadi Rp405 miliar dari Rp277,97 miliar, beban bunga dan keuangan meningkat jadi Rp276,3 miliar dari Rp56,54 miliar.
Meski sejumlah beban meningkat, penghasilan bunga naik menjadi Rp49,33 miliar dari Rp48,38 miliar, bagian laba bersih asosiasi naik jadi Rp59,02 miliar dari Rp41,79 miliar dan perseroan berhasil membukukan keuntungan lainnya mencapai Rp48,04 miliar dari periode yang sama tahun lalu mencatat rugi Rp3,9 triliun.
Laba per saham dasar perseroan pada kuartal III tahun ini meningkat jadi 33,3 dari Rp21,89 per lembar saham pada kuartal III tahun lalu.
(rna)
Lihat Juga :