Menkeu minta pelaku perbankan lebih aktif
Rabu, 31 Oktober 2012 - 17:52 WIB
Menkeu minta pelaku perbankan lebih aktif
A
A
A
Sindonews.com - Pada sambutannya dalam acara Kongres Perbanas XVIII siang ini, Menteri Keuangan Agus Martowardojo meminta para pelaku di sektor perbankan lebih aktif memberi kontribusi dalam pembentukan keputusan-keputusan di bidang perekonomian.
"UU yang sedang direvisi seharusnya bisa diberi masukan. Jangan sampai ada UU baru, kita tidak tahu, padahal itu adalah pekerjaan sehari-hari," kata Agus Martowardojo di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Rabu (31/10/2012).
Menurut Agus, sudah selayaknya para pelaku perbankan memberikan sumbangsihnya dalam pembentukan undang-undang. Pasalnya, para stakeholders tersebut justru terlihat tidak peduli ketika terjadi kisruh perbankan.
"Tahun 2008 sebenarnya terjadi krisis dan muncul keputusan untuk menyelamatkan Bank Century. Apakah anda terpanggil untuk melakukan placement terhadap Bank Century? Apakah saudara terpanggil untuk place disitu? Bank Century itu milik negara," tanyanya.
Selain itu, Agus juga memperingatkan sektor perbankan untuk menjaga penilaian positif yang sudah dibangun pascakrisis tahun 1998. "Pada tahun 98 kita betul-betul menjadi insan yang paling tidak dipercaya. Sekarang kita sudah mendapat investment grade, kita kerja keras untuk bisa mencapai hal itu, jadi tolong jaga kredibilitas itu," jelasnya.
Dia mencontohkan, salah satu yang bisa dilakukan sektor perbankan adalah berhati-hati dalam penyaluran kredit agar tidak memicu krisis dan terbebas dari upaya kriminal.
"Komitmen kita harus jalan, sediakan kredit berdasarkan laporan keuangan yang sudah dicap oleh pajak," ujar Agus.
"UU yang sedang direvisi seharusnya bisa diberi masukan. Jangan sampai ada UU baru, kita tidak tahu, padahal itu adalah pekerjaan sehari-hari," kata Agus Martowardojo di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Rabu (31/10/2012).
Menurut Agus, sudah selayaknya para pelaku perbankan memberikan sumbangsihnya dalam pembentukan undang-undang. Pasalnya, para stakeholders tersebut justru terlihat tidak peduli ketika terjadi kisruh perbankan.
"Tahun 2008 sebenarnya terjadi krisis dan muncul keputusan untuk menyelamatkan Bank Century. Apakah anda terpanggil untuk melakukan placement terhadap Bank Century? Apakah saudara terpanggil untuk place disitu? Bank Century itu milik negara," tanyanya.
Selain itu, Agus juga memperingatkan sektor perbankan untuk menjaga penilaian positif yang sudah dibangun pascakrisis tahun 1998. "Pada tahun 98 kita betul-betul menjadi insan yang paling tidak dipercaya. Sekarang kita sudah mendapat investment grade, kita kerja keras untuk bisa mencapai hal itu, jadi tolong jaga kredibilitas itu," jelasnya.
Dia mencontohkan, salah satu yang bisa dilakukan sektor perbankan adalah berhati-hati dalam penyaluran kredit agar tidak memicu krisis dan terbebas dari upaya kriminal.
"Komitmen kita harus jalan, sediakan kredit berdasarkan laporan keuangan yang sudah dicap oleh pajak," ujar Agus.
(rna)
Lihat Juga :