ADES alokasikan USD6 juta beli mesin minuman
Kamis, 01 November 2012 - 12:26 WIB
ADES alokasikan USD6 juta beli mesin minuman
A
A
A
Sindonews.com - PT Akasha Wira International Tbk (ADES) mengalokasikan dana sebesar USD6 juta atau setara Rp57,6 miliar (USD1=Rp9.600) untuk membeli mesin produksi minuman, yang akan dipasang di salah satu pabriknya di Jawa Timur.
Presiden Direktur ADES Agoes Wangsapoetra mengatakan, perseroan berencana mengaktifkan kembali pabrik minuman perseroan yang berlokasi di Pandaan, Jawa Timur yang sempat ditutup pada akhir 2007. Pengaktifan kembali pabrik ini lantaran perseroan melihat pertumbuhan bisnis minuman dari tahun ke tahun yang semakin tinggi di wilayah tersebut.
"Perseroan berencana mengaktifkan kembali pabrik minuman perseroan di Pandaan guna melayani pertumbuhan penjualan di pasar Indonesia timur," kata dia dalam keterangannya di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (1/11/2012).
Karena itu, perseroan megalokasikan dana USD6 juta untuk membeli mesin produksi minuman beserta perlengkapannya dan konstruksinya senilai USD6 juta, yang akan dipasang di pabrik tersebut. Sumber pendanaan pembelian mesin berasal dari kas internal maupun eksternal perusahaan.
"Biaya pembelian mesin akan dibayar secara bertahap dengan biaya yang diperoleh dari kas perseroan, arus kas, kredit dari pemasok dan kredit modal kerja dari bank," ujarnya.
Transaksi ini merupakan transaksi yang dikecualikan sebagai transaksi material. Adapun, pembelian mesin produksi minuman dilakukan dengan produsen mesin pihak ketiga, yang bukan merupakan afiliasi dari perseroan.
Ades merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang fast moving consumer good, yang fokus pada ketegori produk minuman dan perawatan kecantikan (kosmetik).
Presiden Direktur ADES Agoes Wangsapoetra mengatakan, perseroan berencana mengaktifkan kembali pabrik minuman perseroan yang berlokasi di Pandaan, Jawa Timur yang sempat ditutup pada akhir 2007. Pengaktifan kembali pabrik ini lantaran perseroan melihat pertumbuhan bisnis minuman dari tahun ke tahun yang semakin tinggi di wilayah tersebut.
"Perseroan berencana mengaktifkan kembali pabrik minuman perseroan di Pandaan guna melayani pertumbuhan penjualan di pasar Indonesia timur," kata dia dalam keterangannya di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (1/11/2012).
Karena itu, perseroan megalokasikan dana USD6 juta untuk membeli mesin produksi minuman beserta perlengkapannya dan konstruksinya senilai USD6 juta, yang akan dipasang di pabrik tersebut. Sumber pendanaan pembelian mesin berasal dari kas internal maupun eksternal perusahaan.
"Biaya pembelian mesin akan dibayar secara bertahap dengan biaya yang diperoleh dari kas perseroan, arus kas, kredit dari pemasok dan kredit modal kerja dari bank," ujarnya.
Transaksi ini merupakan transaksi yang dikecualikan sebagai transaksi material. Adapun, pembelian mesin produksi minuman dilakukan dengan produsen mesin pihak ketiga, yang bukan merupakan afiliasi dari perseroan.
Ades merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang fast moving consumer good, yang fokus pada ketegori produk minuman dan perawatan kecantikan (kosmetik).
(rna)
Lihat Juga :