Rakyat jangan terjebak kontroversi Dahlan Vs DPR
Kamis, 01 November 2012 - 13:03 WIB
Rakyat jangan terjebak kontroversi Dahlan Vs DPR
A
A
A
Sindonews.com - Konflik yang muncul antara Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dengan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Dahlan Iskan diharapkan tidak ikut menjebak masyarakat di dalam permasalahan tersebut.
Hal ini disampaikan oleh Koordinator BUMN Care, Budi Purnomo Karjodihardjo. Budi, sapaan akrab pria ini juga mengatakan agar fokus utama yang menjadi perhatian seharusnya tetap pada penyelamatan BUMN dari praktek kotor yang dilakukan oleh oknum pejabat BUMN maupun anggota DPR.
"Rakyat agar tidak terjebak dalam kontroversi Dahlan Iskan VS DPR. Fokus utama perhatian harus tetap diwaspadai agar BUMN tetap harus diselamatkan dari berbagai ancaman praktek kotor KKN. Baik yang dilakukan oleh oknum pejabat BUMN maupun oknum anggota DPR," kata Budi kepada Sindonews di Jakarta, Kamis (1/10/2012).
Di sisi lain, Budi juga mengungkapkan jika rakyat harus lebih serius dalam mengawasi para pejabat tersebut agar tidak terjadi lagi praktek kotor di tubuh BUMN.
"Rakyat harus lebih serius mengawasi mereka (pejabat BUMN dan DPR). Agar praktek kotor dan kongkalikong agar tidak terjadi lagi di BUMN," Budi.
Sebelumnya diketahui, duel sengit DPR dengan Menteri BUMN, Dahlan Iskan berawal dari tudingan Dahlan yang menyatakan ada oknum DPR yang meminta 'jatah' dari BUMN.
Menanggapi hal tersebut, beberapa anggota DPR balik menuding Dahlan terlibat penyelewengan pada proyek PLN saat dirinya menjabat sebagai Direktur Utama PT PLN beberapa waktu lalu.
Bahkan Dahlan dinilai bertanggungjawab atas proyek pemasangan dua kabel sepanjang 5 km dengan kapasitas masing-masing 100 megawatt (mw), guna menyuplai kebutuhan listrik di Bali dengan nilai proyek mencapai Rp 451 miliar.
Hal ini disampaikan oleh Koordinator BUMN Care, Budi Purnomo Karjodihardjo. Budi, sapaan akrab pria ini juga mengatakan agar fokus utama yang menjadi perhatian seharusnya tetap pada penyelamatan BUMN dari praktek kotor yang dilakukan oleh oknum pejabat BUMN maupun anggota DPR.
"Rakyat agar tidak terjebak dalam kontroversi Dahlan Iskan VS DPR. Fokus utama perhatian harus tetap diwaspadai agar BUMN tetap harus diselamatkan dari berbagai ancaman praktek kotor KKN. Baik yang dilakukan oleh oknum pejabat BUMN maupun oknum anggota DPR," kata Budi kepada Sindonews di Jakarta, Kamis (1/10/2012).
Di sisi lain, Budi juga mengungkapkan jika rakyat harus lebih serius dalam mengawasi para pejabat tersebut agar tidak terjadi lagi praktek kotor di tubuh BUMN.
"Rakyat harus lebih serius mengawasi mereka (pejabat BUMN dan DPR). Agar praktek kotor dan kongkalikong agar tidak terjadi lagi di BUMN," Budi.
Sebelumnya diketahui, duel sengit DPR dengan Menteri BUMN, Dahlan Iskan berawal dari tudingan Dahlan yang menyatakan ada oknum DPR yang meminta 'jatah' dari BUMN.
Menanggapi hal tersebut, beberapa anggota DPR balik menuding Dahlan terlibat penyelewengan pada proyek PLN saat dirinya menjabat sebagai Direktur Utama PT PLN beberapa waktu lalu.
Bahkan Dahlan dinilai bertanggungjawab atas proyek pemasangan dua kabel sepanjang 5 km dengan kapasitas masing-masing 100 megawatt (mw), guna menyuplai kebutuhan listrik di Bali dengan nilai proyek mencapai Rp 451 miliar.
(gpr)
Lihat Juga :