Dahlan dicurigai hanya lempar 'bola panas'
Kamis, 01 November 2012 - 13:08 WIB
Dahlan dicurigai hanya lempar 'bola panas'
A
A
A
Sindonews.com - Anggota komisi I DPR, Hayono Isman menyarankan Menteri BUMN Dahlan Iskan segera menyampaikan pemeras BUMN. Jangan sampai seorang Menteri hanya melempar 'bola panas'.
"Kalau memang ada anggota dewan yang memeras tidak usah menunggu dipanggil DPR, sampaikan saja, atau jangan-jangan ada apa-apanya hanya melempar bola panas," ujar Hayono di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (1/11/2012).
Sebagai pelayan publik, sambung Hayono, Dahlan Iskan tidak perlu menuggu dipanggil Badan Kehormatan (BK) DPR, sebaiknya datang dan serahkan barang buktinya, supaya segera ditindak lanjuti. "Laporkan ke KPK dan BK DPR kalau memang ada," ujarnya.
Anggota dewan pembina partai Demokrat ini meminta Dahlan Iskan tidak hanya membuat statemen ke publik. "Ini kebiasaan apakah di KPK atau Pemerintah, membuat statement tapi tidak jelas, ini tidak bijak," ujarnya.
Munculnya inisial pemeras melalui SMS gelap yang mengatasnamakan humas BUMN tentu membuat suasana semakin tegang, pasalnya hal itu sangat mengganggu kinerja baik DPR atau pemerintah. Maka, imbuh Hayono, Dahlan harus segera menyerahkan bukti ke BK DPR.
"Terkait inisial di media, sudah pasti menimbulkan ketegangan Menteri BUMN dan DPR, kalau ada ketegangan bagaimana berkerja dengan baik, jadi ditunggu Dahlan tanpa harus dipanggil," pungkasnya.
"Kalau memang ada anggota dewan yang memeras tidak usah menunggu dipanggil DPR, sampaikan saja, atau jangan-jangan ada apa-apanya hanya melempar bola panas," ujar Hayono di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (1/11/2012).
Sebagai pelayan publik, sambung Hayono, Dahlan Iskan tidak perlu menuggu dipanggil Badan Kehormatan (BK) DPR, sebaiknya datang dan serahkan barang buktinya, supaya segera ditindak lanjuti. "Laporkan ke KPK dan BK DPR kalau memang ada," ujarnya.
Anggota dewan pembina partai Demokrat ini meminta Dahlan Iskan tidak hanya membuat statemen ke publik. "Ini kebiasaan apakah di KPK atau Pemerintah, membuat statement tapi tidak jelas, ini tidak bijak," ujarnya.
Munculnya inisial pemeras melalui SMS gelap yang mengatasnamakan humas BUMN tentu membuat suasana semakin tegang, pasalnya hal itu sangat mengganggu kinerja baik DPR atau pemerintah. Maka, imbuh Hayono, Dahlan harus segera menyerahkan bukti ke BK DPR.
"Terkait inisial di media, sudah pasti menimbulkan ketegangan Menteri BUMN dan DPR, kalau ada ketegangan bagaimana berkerja dengan baik, jadi ditunggu Dahlan tanpa harus dipanggil," pungkasnya.
(gpr)
Lihat Juga :